Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik

Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik

Injeksi bahan bakar adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar.

Penggunaan injeksi bahan bakar akan meningkatkan tenaga mesin bila dibandingkan dengan penggunaan karburator, karena injektor membuat bahan bakar tercampur secara homogen. Hal ini, menjadikan injeksi bahan bakar dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam proporsi dan keseragaman.
Injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal, namun sekitar tahun 1980-an mulai banyak menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu, injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih.
Untuk efisiensi pemakaian bahan bakar, motor 2 tak & motor rotari (Wankel) juga suka memakai sistem injeksi. Prinsip dasar sistem injeksi yang dipakai pada mobil-mobil saat ini mulai selesai sekitar tahun 1960, dan tahun 1967 industri Mobil VW mulai memakai sistem injeksi D (D-Jetronik), sistem ini pertama kali memakai Unit Pengontrol Elektronika .Dari tahun 1973 sampai saat ini sistem injeksi K (K-Jetronik) & L-Jetronik serta Mono-Jetronik sudah dipakai pada mobil. Sistem-sistem injeksi ini merupakan pilihan lain dari sistem karburator, terutama pada negara-negara yang mempunyai aturan yang ketat terhadap kondisi gas buang.
Dan, yang tidak kalah penting, emisi gas buang yang lebih bersih. Mono-Jetronic adalah sistem injeksi bahan bakar tunggal terkontrol secara elektronik di mana injektor bahan bakar yang dioperasikan solenoida menyuntikkan bahan bakar di titik pusat di atas katup throttle. Ini adalah sebuah sistem harga ekonomis dan sangat cocok untuk yang kecil dan kendaraan berukuran sedang. Saat kondisi mengemudi berubah, dan ketika mesin semakin tua, menggunakan Kontrol loop tertutup Lambda.



Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik

Tangki bensin   ->      pompa bensin listrik ->          saringan ->          injektor  pengatur tekanan     -->     tangki.

Tekanan bensin dalam sistem diatur oleh regulator / pengatur tekanan.

Pengukur jumlah udara
Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik
Konstruksi dan nama bagian


  1. Pembentuk pusaran udara            
  2. Plat petistabil pusaran udara
  3. Bagian pemancar gelombang         
  4. Penerima gelombang
  5. Penguat (amplifier)
  6. Saluran By Pass


Bagian 1 & 2 berfungsi untuk membuat pusaran udara yang akan diukur melalui
pemancar & penerima gelombang frekuensi tinggi.
Dengan sebuah penguat , gelombang frekuensi tinggi pada bagian
penerima diubah bentuknya menjadi impul tegangan yang diterima oleh komputer.


Sebenarnya apa fungsi saluran By – Pass ?
Agar udara dapat masuk lebih banyak kedalam silinder, dengan perbandingan
diameter By Pass tertentu maka udara yang diukur cukup sebagian yang dilalui
oleh gelombang suara frekuensi tinggi.
  • Relai pompa bensin listrik/relai kombinasi


Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik
Kode terminal & hubungan kabel
  1. Ke pompa bensin 5. Komputer
  2. Komputer   6. Terminal 50
  3. Injektor 7. Baterai 30
  4. Massa 8. Kunci kotak 15


Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik


A. Relai pompa bensin
B. Pompa bensin
C. Baterai
D. Kunci kontak
E. Koil pengapian
F. Komputer
G. Ke busi
H. Ke Injektor
Injektor
Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik
Gambar I Katup jarum menutup


Gambar II Injektor menyemprotkan bensin


Keterangan
  1. Saluran masuk / filter
  2. Gulungan magnit listrik
  3. Pegas
  4. Badan
  5. Torak
  6. Ring pembatas
  7. Nozel

A. Katup jarum
B. Jarak pembukaan katup jarum

Pertanyaan : Apa sebabnya pada mono jetronik, kadang-kadang memakai dua injektor?
Untuk menyesuaikan kebutuhan campuran bahan bakar dengan volume motor.
Skema sinyal masuk dan keluar komputer
Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik
Sinyal masuk




  • Pengukur udara
  • Sensor temperatur udara masuk
  • Temperatur air pendingin
  • Posisi katup gas
  • Sensor tahanan Co
  • Tegangan baterai
  • Sakelar putaran idle
  • Putaran motor
  • Kunci kontak terminal 50
  • Tekanan saluran isap
Sinyal keluar:
  • Injektor
  • Pompa bensin


Ok sekian dulu, semoga penjelasan tentang injeksi monojetronik ini, dapat memberikan manfaat bagi kita semua

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mengenal Sistem Injeksi Mono Jetronik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel