Kamera ISO adalah ...

Jika anda berpikir bahwa ISO di dalam  settingan kamera  adalah sebuah organisasi internasional yang mengurusi masalah standar - standar, maka anda benar, tapi standar apa ? Maka baca artikel ini sampai habis, saya akan jelaskan. 
Belajar Teknologi Kamera - Settngan ISO

ISO  singkatan dari International Organization of Standardization, yang merupakan badan pengatur utama yang menstandarkan peringkat sensitivitas untuk sensor kamera (di antara banyak hal lainnya). Istilah itu dibawa dari film, ketika peringkat ISO dikenal sebagai "kecepatan film" dan "ASA"(American Standards Association). Memiliki standar sensitivitas adalah penting, karena memungkinkan  untuk pemotret ISO yang sama pada kamera yang berbeda dan percaya bahwa eksposur nilai akan sama. Anda boleh gonta ganti kamera tapi setelan sensifitas sudah di standarkan tidak usah kuatir.
Dalam teknologi kamera DSLR atau Mirrorless ada settingan ISO yang secara definisi ISO adalah ukuran tingkat sensifitas sensor kamera terhadap cahaya. Semakin tinggi setting ISO kita maka semakin sensitif sensor terhada cahaya. Jika settingan aperture tetap, anda beri ISO 100 gambar anda akan tajam tapi gelap jika dibanding   ISO yang lebih tinggi. ISO yang tinggi akan membuat gambar anda terang, tetapi pada batas tertentu akan "grainy" atau "pecah" tidak tajam lagi.
Sensor memiliki peran penting terhadap tingkat ISO dengan sensor yang bagus dan besar, maka anda bisa menaikkan ISO yang lebih tinggi dengan kualitas gambar yang lebih bagus, sensor kecil mempunyai limit ISO yang lebih rendah, limit yang saya maksud adalah ketika gambar yang "grainy" seperti TV dengan antena analog tetapi arahnya agak melenceng dikit. Dengan sensor yang besar dan canggih, apalagi full frame, tentu anda bisa lebih kreatif dan produktif dalam pengambilan gambar, terutama dalam kondisi minim cahaya. Lihatlah contoh gambar berikut:


kamera iso adalah

Indah bukan, gambar ini bisa ditangkap dengan baik salah satunya peran settingan ISO yang tinggi, tetapi masih tajam, saya tidak bilang kamera dengan sensor kecil tidak bisa, tetapi dengan kamera full frame maka tentu akan lebih mudah. Oh iya jika anda tertarik mengambil gambar seperti di atas, saya sarankan anda untuk punya tripod atau apapun yang membuat kamera anda duduk anteng, ga gerak-gerak, jangan lupa juga lensa yang tepat hehehe.


kamera iso adalah

Yap, ini menggunakan kamera Nikon D750 DSLR, dengan settingan ISO 5000. Seperti yang sudah saya janjikan, saya akan membombardir postingan tentang kamera, dan khusus tentang segitiga eksposure dipecah menjadi tiga posting, speed shutter, ISO, dan aperture. Nanti juga saya posting tentang segitiga eksposure dengan gambar-gambarnya, dan tentunya juga saya isi channel-channel youtube saya yang kayak kuburan itu. Maklum tugas dan kewajiban di real live sangat numpuk.

Lanjut.... Mengubah ISO  bervariasi antara kamera satu dengan  kamera yang lain. Berikut adalah beberapa cara umum untuk mengubah ISO:


  • Untuk memulai, masuk ke mode yang memungkinkan Anda memilih ISO sendiri. Keluar dari mode Otomatis (yang namanya otomatis anda pasrah aja dengan kamera, go manual maka kamera yang "biasa" jadi luar biasa", dan buka Manual, Prioritas Rana, Prioritas Apertur, atau Program (kami cenderung memilih Prioritas Apertur atau Manual).
  • Untuk DSLR entry-level dan kamera mirrorless, Anda mungkin perlu membuka menu (mungkin "menu cepat") dan menemukan bagian untuk ISO. Pilih nilai yang Anda inginkan, atau atur ke Otomatis.
  • Untuk kamera high end, mungkin ada tombol "ISO" khusus pada kamera. Tekan sambil memutar salah satu roda untuk mengubah pengaturan ISO Anda. Jika Anda tidak melihat tombol berlabel "ISO", masih dimungkinkan bahwa kamera Anda akan membiarkan Anda memprogramnya untuk melakukan tugas ini.
  • Kamera lain mungkin memiliki roda khusus yang sudah memiliki berbagai pengaturan ISO yang ditandai. Ini membuat segalanya lebih mudah.

Periksa buku manual kamera anda ,jika anda masih tidak yakin. Namun, segera kuasai pengaturan ISO anda  secepat mungkin, karena anda akan butuh mengutak atik settingan ini, terutama jika anda memotret dalam kondisi cahaya rendah tanpa tripod atau flash.

Berikut adalah beberapa situasi umum yang memengaruhi anda untuk merubah settingan ISO:


  • Jika subjek anda bergerak dan anda mencoba membekukan gerakan untuk diam, ISO yang lebih tinggi akan memungkinkan kecepatan rana yang lebih cepat.
  • Jika anda menggunakan tripod untuk menstabilkan kamera anda, anda biasanya dapat  menggunakan shutter speed yang lebih lambat, yang pada gilirannya memungkinkan Anda untuk menggunakan ISO yang lebih rendah.
  • Jika anda memotret gambar yang tidak membutuhkan bidang kedalaman yang besar, Anda dapat meningkatkan apertur (sehingga memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke lensa) dan menggunakan ISO yang lebih rendah. Perlu diingat bahwa lensa yang berbeda memiliki nilai aperture maksimum yang berbeda, namun, artinya tidak semua lensa dapat membiarkan jumlah cahaya yang sama. Anda memotret kereta api dari depan agak menyamping, tetapi yang fokus hanya kepalanya, gerbongnya ngeblur.
  • Jika anda memotret dengan cahaya buatan - misal, Lampu kilat/ Flash - anda biasanya dapat menggunakan pengaturan ISO yang lebih rendah.
  • Jika Anda berencana untuk hanya menampilkan versi kecil dari suatu gambar, seperti di Instagram, anda bisa pakai ISO yang lebih tinggi, kan disunat sama instagram.
  • Secara subyektif, karakteristik noise dari pengaturan ISO tinggi dapat memberikan tampilan vintage pada foto Anda, meskipun ini adalah efek yang seringkali lebih baik dibiarkan untuk pasca-pemrosesan/ editing.

Anda juga harus menyadari bahwa gambar ISO tinggi mungkin terlihat fantastis di layar LCD kamera Anda, tetapi itu tidak berarti itu tidak akan terlihat grainy setelah anda mencetaknya atau melihatnya di layar komputer, layar kamera kecil. Secara default, kamera juga cenderung menerapkan pengurangan noise pada gambar JPEG dengan ISO tinggi. Pengurangan noise menghilangkan noise dengan menerapkan sedikit blur pada gambar dengan mengorbankan detail. Karena itu, jika Anda berencana untuk memotret dengan ISO tinggi, Anda mungkin ingin meluangkan waktu sejenak untuk menemukan dan menyesuaikan pengaturan pengurangan noise kamera Anda, karena menurunkannya dapat membantu menjaga detail dalam gambar Anda. Untuk gambar yang hanya akan berakhir di media sosial, pengurangan noise mungkin baik-baik saja pada nilai standarnya.

Ingat, andalah yang menentukan tetntang hasil akhir gambar yang anda inginkan, ini adalah sebuah seni, tidak ada benar dan salah, serba subyektif, tetapi tekniknya harus benar supaya memenuhi kriteria yang ada.

0 Response to "Kamera ISO adalah ..."

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel