Spesifikasi Kamera Sony Full Frame Terbaru - Sony Alpha A7 Mark III - A7R Mark III - A9

spesifikasi kamera sony full frame terbaru

Jajaran kamera Sony full frame mirrorless sudah malang melintang di dunia kamera digital, khususnya dikalangan profesional , entusias, dan user biasa yang berkantong Tebal. Memang dengan sensor berukuran full frame, tentu harga nya lumayan tinggi, namun sebanding dengan kualitasnya yang luar biasa. Sebelumnya ada tiga lini kamera, Sony alpha A7 lebih fokus ke arah fotografi ini yang paling "basic" namun harganya lebih ramah,  A7R lebih baik dari A7, fitur lebih banyak, megapixel lebih besar, tetapi harga juga menyusuaikan, dan A7S yang ditujukan untuk video. Namun ketiga kamera ini sudah sangat baik untuk fotografi atau video, jadi kamera-kamera bisa dikatakan hybrid. Sekarang mereka sudah mencapai upgrade yang ketiga, Mark III, kecuali A7S yang masih tertahan di Mark II. 

Sony Alpha A9  diluncurkan dimaksudkan untuk Sport Camera, dengan kemajuan teknologi di dalamnya, seolah-olah sony menggunakan teknologi alien, Sensor yang di tumpuk, burst silent shutter yang cepat, kecanggihan auto fokus, dan lainnya.  Saya akan coba ulas sebisanya dari segi spesifikasinya, dan semoga dapat memeberikan gambaran, seperti apa kualitas kamera ini, dan kamera-kamera ini untik siapa. Kalo saya pribadi masih memburu Sony A7S Mark II dan tertarik dengan Sony a6400 yang akan keluar akhir februari ini di amerika. Ok langsung saja kita mulai.

1.  Sony Alpha A7 Mark III  

Sensor                                  : Format 24.2MP 35mm BSI Exmor CMOS
Sistem lensa                        : E-mount
Tahan Cuaca                       : Ya (debu dan kelembaban)
Stabilisasi Internal              : Ya (5-sumbu)
Autofocus                           : Hybrid dengan fase 693 dan 425 titik deteksi kontras
Pemotretan bersambungan : 3fps hingga 10fps dengan Pelacakan AE / AF
Sensitivitas ISO                  : 100 - 51200 ISO (tarik 50, dorong hingga 204800)
Kecepatan Rana                  : 1/8000s hingga 30s, Bulb
Jendela bidik                       : 0.5in OLED dengan titik 2.360k, titik mata 23mm, perbesaran 0,78x dan refresh rate 60fps
Monitor belakang               : Tilt 3 ″ LCD (922k titik) dengan sensitivitas sentuhan
Rekaman film                     : 4K hingga 30fps dan 100Mbps, Full HD hingga 120fps, S-Log dan HLG gamma
Built-in Flash                     : Nope
Fitur Ekstra                        : WiFi, Bluetooth, Bracketing, Penambatan, Transfer FTP, Slot SD ganda
Dimensi                             : 126,9 x 95,6 x 73,7mm
Berat                                  : 650g (termasuk baterai dan kartu memori)

Versi firmware                   : 2.10

Kamera ini adalah gerbang terdepan jajaran mirrorless full frame sony, dengan harga yang ramah, ok mungkin tidak ramah untuk banyak orang, 25-30 jutaan rupiah. sejujurnya kamera ini sudah overkill untuk pemula, apalagi untuk selfie dan vlogging ringan, kecuali anda memang die-harder Sony dan atau punya dana melimpah. Kamera ini sejatinya ditujukan  untuk profesional , ini adakah kamera full frame all rounder "budget" punya kemampuan fotografi yang mantab, tapi videonya juga masih oke. Oke disini yang saya maksud oke banget, anda bisa membuat film sendiri, b-roll, dan sebagainya.

2. Sony A7R Mark III
spesifikasi kamera sony full frame terbaru


Sensor                                 : format 42MP 35mm BSI Exmor CMOS
Sistem lensa                        : E-mount
Tahan Cuaca                       : Ya (debu dan kelembaban)
Stabilisasi Internal             : Ya (5-axix)
Autofokus                           : Hibrid dengan fase 399 fase dan 425 titik deteksi kontras
Pemotretan bersambungan : 3fps hingga 10fps dengan Pelacakan AE / AF
Sensitivitas ISO                  : 100 - 32000 ISO (tarik 50, tekan 51200 hingga 102400)
Kecepatan Rana                  : 1/8000 hingga 30-an
Jendela bidik                       : 0,5in OLED dengan titik 3.686k, titik mata 23mm, perbesaran 0,78x dan kecepatan refresh 120fps
Monitor belakang               :  Tilt 3 ″ LCD (titik 1,44M) dengan sensitivitas sentuhan
Perekaman film                  : 4K hingga 30fps, Full HD hingga 120fps, S-Log dan HLG gamma
Built-in Flash                     : Tidak
Fitur Ekstra                         : WiFi, Bluetooth, Bracketing, Pixel Shift Multi Shooting, Penambatan, slot Dual SD
Dimensi                             : 126,9 x 95,6 x 73,7mm
Berat                                 : 657g (termasuk baterai dan kartu memori)

Versi firmware                  : 2.10

Sebelum saya lanjutkan, silahkan anda cek Sony AR7 mark II, harganya lebih murah dan untuk hampir semua orang, kamera itu sudah sangat luar biasa, bahkan untuk 2019 ini, dan mungkin beberapa tahun ke depan. Kamera ini di bandrol sekitar $3000 tinggal dikali 14000, itulah harga estimasi di Indonesia. Siapa yang rela mengeluarkan dana sebesar itu untuk sebuah kamera?Huruf "R"  pada kamera ini artinya Resolusi dengan megapixel sebesar 42, anda bisa bayangkan betapa tajamnya hasil jepretan kamera ini. A7R III adalah satu-satunya kamera Sony dengan Pixel-Shift untuk gambar bebas moire dengan pembacaan RGB penuh dari setiap piksel untuk ketepatan dan detail warna tertinggi. A7R III tidak memiliki filter anti-aliasing. Sony tidak secara resmi mengkonfirmasi atau menyangkal apakah a7 III memiliki atau tidak memiliki filter anti-aliasing, (pernah dibahas Jared Polin) . A7 III menawarkan Sistem AF yang lebih baik dengan 693 Titik AF Deteksi Fase yang mencakup 90% dari sensor. (Kedua kamera memiliki 425 Titik AF Kontras yang sama). Rentang dinamis A7 III telah diukur sebagai 1/3 stop lebih baik dari a7R III dengan 2/3 stop ISO asli lebih tinggi dan satu stop ISO tambahan yang diperpanjang. A7 III memiliki Hybrid AF untuk Video. A7R III tidak. Sony a7R III memiliki 3.686.400-Dot Tru-Finder OLED EVF yang lebih baik dan 1.440.000-Dot 3.0 ″ Tilting Touchscreen LCD, yang meningkatkan pengalaman pemotretan tetapi tidak mempengaruhi kualitas gambar. Anda tidak akan kangen dengan optical view finder lagi. Anehnya di sisi video ada crop. Mungkin target marketnya adalah fotografer, namun bukan berarti kualitas videonya jelek loh, masih sangat amazing. Pun nantinya Sony akan melncurkan A7S Mark III yang memang ditujukan untuk videografi. Peningkatan terjadi di beberapa sektor jika dibandingkan dengan Mark II, namun yang kami suka adalah baterainya. Siapkah berinvestasi dengan meminang kamera ini, hanya anda yang bisa menjawabnya.

3. Sony A9
spesifikasi kamera sony full frame terbaru
Tahun Diperkenalkan 2017
Megapiksel 24.2
Total Piksel 28.3
Sensor Ukuran 35,6 × 23,8mm
Dimensi Pixel 6000 x 4000
Ukuran Piksel 5,93μm
Aperture Difraksi-Terbatas f / 9.6
Rasio Aspek 3: 2
Pembersih Sensor Pelapis pelindung muatan
Mount Lensa Sony E-mount
FOVCF 1.0x
Pengolah Gambar BIONZ X

Auto Fokus 
Jenis AF Hibrid Cepat (AF deteksi fase / AF deteksi kontras)
Poin 693 poin (AF deteksi fase), mode APS-C dengan lensa FF: 299 poin (AF deteksi fase), dengan lensa APS-C: 221 poin (AF deteksi fase) / 25 poin (AF deteksi kontras)
Rentang Kerja EV -3 - 20 (setara ISO 100 dengan lensa F2.0 terpasang)
Mode AF-S (AF Pemotretan Tunggal), AF-C (AF Berlanjut), DMF (Fokus Manual Langsung), Fokus Manual
Seleksi Poin Lebar (693 poin (AF deteksi fase), 25 poin (AF deteksi kontras)) / Zona / Pusat / Titik Fleksibel (S / M / L) / Titik Fleksibel yang diperluas / AF Penguncian (Lebar / Zona / Titik Tengah / Fleksibel (S / M / L) / Spot Fleksibel yang Diperluas)
Prediktif
Illuminator AF Beist Beam (built-in, tipe LED, rentang: Kira-kira 0,98-9,8 kaki / 0,3-3 m)
Penyesuaian Mikro Ya

Exposure Control
Mode Pengukuran Pengukuran evaluatif 1200-zona (Multi-segmen, Center-weighted, Spot, Standar Spot / Besar, Rata-Rata Seluruh Layar, Sorot)
Rentang Pengukuran EV -3 - EV 20 (setara ISO100 dengan lensa F2.0 terpasang)
Comp Exposure +/- 5.0EV (1/3 EV, 1/2 EV langkah dipilih), (dengan dial kompensasi eksposur: +/- 3EV (1/3 EV langkah))
AEB Bracket: Lanjut., Bracket: Tunggal, 3/5/9 frame dapat dipilih. Dengan 3 atau 5 frame, dengan peningkatan 1/3, 1/2, 2/3, 1.0, 2.0, atau 3.0 EV, dengan 9 frame, dengan peningkatan 1/3, 1/2, 2/3, atau 1.0 EV.
Sensitivitas ISO [Gambar foto] Rana Mekanis: ISO 100-51200 (Angka ISO dari ISO 50 hingga ISO 204800 dapat diatur sebagai rentang ISO yang diperluas), AUTO (ISO 100-6400, batas bawah yang dapat dipilih dan batas atas), Rana Elektronik: ISO 100-25600 (Angka ISO yang naik dari ISO 50 dapat diatur sebagai rentang ISO yang diperluas), AUTO (ISO 100-6400, batas bawah yang dapat dipilih dan batas atas), [Film] ISO 100-51200 setara (Angka ISO hingga ISO 102400 dapat diatur sebagai rentang ISO yang diperluas), AUTO (ISO 100-6400, batas bawah yang dapat dipilih dan batas atas)
Kecepatan Rana [Gambar diam, Foto tunggal], Rana Mekanis: 1/8000 hingga 30 detik, Bulb, AUTO: 1/32000 hingga 30 detik, Bulb, Rana Elektronik: 1/32000 hingga 30 detik, [Gambar foto, Pemotretan bersambungan] , Rana Mekanik: 1/8000 hingga 30 detik, AUTO: 1/32000
Pengaturan WB Otomatis / Siang Hari / Naungan / Berawan / Pijar / Fluoresen (Putih Hangat / Dingin Putih / Putih Hari / Siang Hari) / Flash / Bawah Air / Suhu Warna (2500 hingga 9900K) & filter warna (G7 ke M7 (57 langkah), A7 ke B7 (29-langkah)) / Kustom
WB Kustom Ya, 3 pengaturan dapat didaftarkan
WB Bracketing 3 frame, H / L dapat dipilih

Jendela bidik
Ketik 1,3 cm (0,5 tipe) jendela bidik elektronik (berwarna), Quad-VGA OLED
Cakupan Approx. 100%
Perkiraan Perbesaran. 0,78x
Perkiraan Eyepoint. 23mm
Koreksi Diopter -4.0 hingga + 3.0m-1 (diopter)
Layar Pemfokusan
Cermin
Informasi Pengukur Level Digital, Tampilkan Semua Info, Untuk jendela bidik, Tampilan Grafik, Histogram, No Disp. Info
Pratinjau DOF
Rana Lensa Mata

LCD
Jenis Tilt type 2,95 "(3.0-type) drive TFT, sekitar 1.440.000 titik
Cakupan Approx. 100%
Perkiraan Sudut Pandang.
Lapisan
Manual Kecerahan (5 langkah antara -2 dan +2), mode Cuaca Cerah
Pilihan Tampilan Tampilan Grafis, Tampilkan Semua Info., Tidak Ada Disp. Info., Histogram, Pengukur Level Digital, Informasi pemotretan untuk mode jendela bidik, Memuncak Fokus (Pengaturan level: Tinggi / Menengah / Rendah / Nonaktif, Warna: Putih / Merah / Kuning), Zebra (level + rentang pilihan atau batas bawah sebagai pengaturan khusus) )

Flash
GN N / A bawaan (ISO 100, meter)
Cakupan Internal N / A
Waktu Daur Ulang Built-in Tidak Ada
Mode Blitz mati, Autoflash, Fill-flash, Sinkronisasi Lambat, Sinkronisasi Belakang, Reduksi mata-merah (dapat dipilih / dimatikan), Nirkabel, Sinkronisasi kecepatan tinggi
X-Sync 1 / 250sec
Kompensasi Eksposur +/- 3.0 EV (dapat beralih antara 1/3 dan 1/2 langkah EV)
Bracketing Eksposur
Kunci Paparan Ya
Sinkronisasi Tirai ke-2 Ya
Terminal Hot Shoe / PC Ya / Ya
Flash Eksternal Comp Sony α Sistem Flash
Kontrol Blitz Eksternal Melalui menu pengaturan kamera / pengaturan lampu kilat

Seputar Penjepretan:
Mode Pemotretan AUTO (iAuto), AE yang Diprogram, Prioritas bukaan, prioritas kecepatan rana, Manual, Film, Gerakan Lambat & Cepat
Gaya Gambar Standar, Jelas, Netral, Terang, Dalam, Cahaya, Potret, Lanskap, Matahari Terbenam, Pemandangan Malam, Daun musim gugur, Hitam & Putih, Sepia, Kotak Gaya (1-6), (Kontras (-3 hingga +3 langkah) , Saturasi (-3 hingga +3 langkah), Ketajaman (-3 hingga +3 langkah))
Ruang Warna sRGB dan Adobe RGB
Pemrosesan Gambar Bayangan Pinggiran, Penyimpangan Kromatik, Distorsi
NR eksposur lama: Aktif / Nonaktif, tersedia pada kecepatan rana lebih dari 1 detik, ISO Tinggi NR: Normal / Rendah / Nonaktif
Mode Drive Pemotretan Tunggal, Pemotretan bersambungan (Dipilih Hi / Mid / Lo), Timer otomatis, Timer otomatis (Lanjut), Bracket: Tunggal, Bracket: Lanjut, braket White Balance, braket DRO
Pemotretan Beruntun AUTO / Rana Elektronik: Pemotretan bersambungan: Hai: maks. 20 fps, Pertengahan: maks. 10fps, Lo: maks. 5 fps,
Rana Mekanis: Pemotretan bersambungan: Hai: maks. 5 fps, Pertengahan: maks. 5fps, Lo: maks. 2,5 fps
Shutter Lag
Pemadaman Jendela Bidik N / A

Live View
Ketik Jendela bidik elektronik dengan sensor gambar
Cakupan Approx. 100% (horizontal dan vertikal)
FrameRate
AF-S pemfokusan (AF Pemotretan Tunggal), AF-C (AF Berlanjut), DMF (Fokus Manual Langsung), Fokus Manual
Pengukuran Multi-segmen, Center-weighted, Spot, Standar Spot / Besar, Rata-Rata Layar Penuh, Sorot
Opsi Tampilan Tampilan Grafik, Tampilkan Semua Info, Tidak Ada Info Tampilan, Pengukur Level Digital, Histogram

Informasi File
Still ImageType JPEG (DCF Ver. 2.0, Exif Ver.2.3, MPF Baseline compliant), RAW (format Sony ARW 2.3) (peningkatan 1/2 atau 1/3 stop), Bulb (Rentang kecepatan total shutter. Kisaran tersedia bervariasi berdasarkan pemotretan mode)
Rekaman Serentak RAW + JPEG Ya, RAW + berbagai kompresi JPEG dimungkinkan
Ukuran Gambar [3: 2] Full Frame L: 6000 x 4000 (24M), M: 3936 x 2624 (10M), S: 3008 x 2000 (6.0M), APS-C L: 3936 x 2624 (10M), M : 3008 x 2000 (6.0M), S: 1968 x 1312 (2.6M)
[16: 9] Full Frame L: 6000 x 3376 (20M), M: 3936 x 2216 (8.7M), S: 3008 x 1688 (5.1M), APS-C L: 3936 x 2216 (8.7M), M : 3008 x 1688 (5.1M), S: 1968 x 1112 (2.2M)
Jenis Film XAVC S: MPEG-4 AVC / H.264, AVCHD: MPEG-4 AVC / H.264, MP4: MPEG-4 AVC / H.264
Ukuran Film NTSC: XAVC S 4K: 3840 x 2160 (30p / 100 Mbps, 30p / 60 Mbps, 24p / 100 Mbps, 24p / 60 Mbps), XAVC S HD: 1920 x 1080 (60p / 50 Mbps, 30p / 50 Mbps , 24p / 50 Mbps), 1280 x 720 (120p / 50 Mbps), AVCHD: 1920 x 1080 (60p / 28 Mbps / PS, 60i / 24 Mbps / FX, 60i / 17 Mbps / FH, 24p / 24 Mbps / FX , 24p / 17 Mbps / FH), MP4: 1920 x 1080 (60p / 28 Mbps, 30p / 16 Mbps), 1280 x 720 (30p / 6 Mbps) [tersedia pengaturan PAL yang sebanding]
Durasi Film Maks. Durasi sekitar 29 menit
File Suara Tidak Ada
Folder Folder baru dapat dibuat dan dipilih secara manual
Penomoran File (1) Penomoran berurutan
(2) Reset otomatis

Informasi lainnya
Fitur Nirkabel Wi-Fi, NFC dan Bluetooth bawaan
GPS Dapat disinkronkan dengan perangkat seluler yang terhubung
Fungsi Kustom
Metadata Tag Informasi hak cipta pengguna (dapat diatur dalam kamera)
Panel LCD / Penerangan No / No
Tahan Air & Debu Ya
Memo Suara Tidak
Sensor Orientasi Ya
Zoom Putar Ulang Ya (tidak ditentukan)
Format tampilan (1) Gambar tunggal dengan informasi (dapat disesuaikan)
(2) Gambar tunggal
(3) Tampilan indeks (9/25 gambar)
Peragaan Slide Ya
Histogram Brightness: Ya
RGB: Ya
Peringatan Sorotan Ya (Zebra)
Perlindungan Penghapusan Gambar Melindungi gambar: (Banyak Gambar / Semua dalam Folder ini / Semua dengan tanggal ini / Batalkan Semua dalam Folder ini / Batalkan Semua dengan tanggal ini)

 Antarmuka
Antarmuka Komputer USB Berkecepatan Tinggi (konektor USB Mikro)
Antarmuka Lainnya Konektor mikro HDMI keluar (Tipe-D), In / Line Mikrofon Eksternal (jack mini Stereo), soket headphone (jack mini stereo)
Dukungan Printer Canon
Jembatan Pict

Memori
Jenis Memori Memory Stick PRO HG-Duo, Memory Stick PRO Duo (Kecepatan Tinggi), SD / SDHC / SDXC

Perangkat lunak
Perangkat Lunak Menjelajah & Mencetak
Perangkat Lunak Pengolah Gambar, Capture One Express (untuk Sony)
Perangkat Lunak Lainnya Sony Image Data Converter, PlayMemories Home, Remote Camera Control (RCC)

Baterai & Daya
Baterai Isi Ulang Baterai NP-FZ100
Perkiraan Usia Baterai. 480 jepretan (Jendela bidik) / kira-kira. 650 jepretan (monitor LCD)
Indikator Baterai 5 tingkat
Hemat Daya Daya mati setelah 10 detik, 1, 2, 5 atau 30 menit
Pengisi Daya Baterai Pengisi Daya AC-UUD12 Adaptor AC, Pengisi Daya Baterai BC-QZ1

Spesifikasi Fisik
Bahan Tubuh Magnesium Alloy meliputi tubuh
Peringkat Daya Tahan Rana
Lingkungan Pengoperasian 32–104 ° F / 0–40 ° C
Dimensi Inci 5.0 x 3.8 x 2.5 "(126.9 x 95.6 x 63.0mm)
Berat CIPA 23,7 ons (673g)

Aksesoris
Piala Mata Lensa Bidik FDA-EP18
Pelindung Kamera
Pemancar File Nirkabel Bawaan
Lensa Kompatibel Sony E-Mount
Flash Kompatibel Sony Flash Eksternal HVL-F60M, HVL-F43M, HVL-F32M, HVL-F20M
Batere Baterai VG-C3EM
Remote Sony Remote Control dengan kabel multi-terminal, Remote infrared yang kompatibel

Jangan terkecoh dengan megapixelnya yg cuma 24 MP, tapi ini beda banget, karena STACK, alias ditumpuk, tujuannnya adalah kecepatan, makanya kamera ditujuan untuk Sport fotografi, artinya jika anda pengen menjepret suatu pertandingan sepakbola, balapan, konser musik, atau lainnya. Quality, Speed, Power, Silent itulah gambaran singkat kamera ini. Tapi saya yakin anda tidak akan buru-buru membeli kamera ini karena mebaca tulisan ini, karena harganya, mamamia 60 jutaan. Dan sebetulnya masih kebih murah dari kamera flagship canon 1dx generasi terakhir.

Beberapa teman saya mengeluhkan pilihan lensa E-mount Sony yang masih dirasa kurang, jika dibanding brand-brand papan atas lain. Kemudian ada juga kelemahan  di jelly rolling shutter. Dan beberapa aspek lain. Pada akhirnya tidak ada kamera yang sempurna. Terima kasih dan sampai jumpa.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Spesifikasi Kamera Sony Full Frame Terbaru - Sony Alpha A7 Mark III - A7R Mark III - A9"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel