Head to Head Spesifikasi Mobil Nasional - ESEMKA VS SELO


Saya akan mengkompare durian to apple, sebenarnya ini ga match, tapi karena cuma dua ini "mobil nasional" yang terkenal, berhasil diproduksi, namun masih menimbulkan tanda tanya dan kontroversi. Yang pertama karena dianggap alat politik  padahal sang pembuat independen, maksudnya tujuan membuat mobil esemka, semata-mata pengen berkarya dan tentu saja mulai berbisnis, erat hubungannya dengan SMK karena dirakit oleh pelajar-pelajar SMK dan pernah menjadi mobil dinas seorang wali kota (you know who), inilah yang membuat seolah-olah menjadi bahan kampanye, padahal, saya sendiri tidak tahu pasti, karena saya bukan warga dimana beliau nyalon. Yang kedua Selo, kalo ingat mobil ini, entah saya selalu teringat Abah Dahlan Iskan, padahal kreatornya adalah Ricky Elson, maklum karena saya sendiri penggemar Abah, sedangkan Ricky Elson ini sosok yang baru mencuat karena karyanya yang fenomenal. Dan seperti dugaan saya,



setiap karya anak bangsa yang benar-benar bermanfaat untuk bangsa dan negara, tetapi mengganggu kelompok bisnis tertentu, maka akan dilindas, dicingcang, dan hancurkan sampai lebur, oleh.....
siapa ya? tidak tau, mungkin hantu, atau itu hanya asumsi berlebihan saya. Untung ada Internet *), 

sehingga Mas Ricky masih bisa angon sapi, dan membuat pembangkit listrik tenaga surya dan bayu. Ok, sebelum emosi saya main meningkat dan melebar kemana-mana, saya alihkan fokus saja.

Mari kita bahas spesifikasi kedua mobil, satunya SUV dan satunya masuk Electric Sport Car, memang tidak sebanding.

1. Esemka Garuda 1

Esemka adalah produk mobil hasil rakitan siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang bekerja sama dengan institusi serta industri dalam negeri dan beberapa perusahaan lokal dan nasional. Kandungan komponen lokal (dalam negeri) berkisar antara 20%-80%. Merek ini nggak salah, cuma timingnya nggak tepat, dan memang pengembangannya masih kurang. Membuat sebuah mobil tidak semudah merakit lego. Faktor safety nomer satu, karena mobil adalah suatu benda besi kotak besar dengan roda, berat sampai ribuan kilogram, bisa melaju kencang, tentu saja bisa menjadi mesin pembunuh jika dibuat orang-orang yang tidak kompeten. Mobil ini sejatinya bukanlah dibuat murni di Indonesia, kan sudah saya bilang, jadi lebih tepatnya mobil rakitan nasional. Tapi ini sudah bagus banget, segala sesuatu ada awalnya, dan DNA mobil ini bisa dikembangkan, ke arah kemandirian.


Mari kita intip spesifikasinya...... 



semenjak tulisan terakhir diatas, berhari-hari saya berusaha mencari ke segala penjuru,google, bing, yahoo, ask, yandex, baidu, tidak ada yang memaparkan secara pasti spek dari mobil ini, yg ada semua membandingkannya dengan Foday Landfort., sebuah mobil china yang bak pinang dibelah dua. Mengingat mobil adalah rakitan, artinya pihak swasta membeli pretelan mobil yg kemungkinan mobil Foday tadi, kemudian di rebranding jadi Esemka, maka kami tampilkan saja mobil zhung guo tersebut:


2015 Foday Landfort SUV, made by Guangdong FODAY Automobile Co., Ltd. 2.4L MT RWD Standard2.4L MT RWD Luxury2.4L MT 4WD Luxury1.9T MT RWD Standard1.9T MT RWD Luxury1.9T MT 4WD Luxury
Price: MSRP (Chinese Yuan)109,800119,800135,800122,800132,800148,800
Date of Market Launch
November 4, 2014
Powertrain
Engine
Mitsubishi 4G69S4N petrol 2.4L (2378cc)
D19TCID1 diesel turbocharged 1.9L (1850cc)
–Peak Power (kW/rpm)
100/5250
100/4000
–Max. Torque (Nm/rpm)
200/2500~3000
300/1800~2800
–Compression Raito
 9.81
(16.5±1): 1
Transmission
5MT
Suspension Front
Double wishbone
Suspension Rear
Five-link
Drivetrain
Rear-wheel drive
Four-wheel drive
Rear-wheel drive
Four-wheel drive
Body-on-frame Design
S
S
S
S
Brakes (front/rear)
Vented disc/disc
Top Speed (km/h)
160
0-100km/h Time (seconds)
Steering
HPS
Fuel & Emissions
Fuel Economy at a Constant Speed of 60km/h (L/100km)
7.5
7.7
5.0
5.1
Tank Capacity (L)
72
Emission Level
Dimensions
Overall Length (mm)
4771
Overall Width (mm)
1870
Overall Height (mm)
1828
Wheelbase (mm)
2790
Ground Clearance (mm)
217
Turning Diameter (m)
11
Approach/Departure Angle
Track (front/rear, mm)
1580/1580
Curb Weight (kg)
1820
1915
1900
1990
Seating Capacity
7
Number of Doors
5
Cargo Volume (L)
2.4L Standard2.4L Luxury2.4L 4WD Luxury1.9T Standard1.9T Luxury1.9T 4WD Luxury
Exterior
Tires
245/70 R17
Alloy WheelsSSSSSS
"Follow-me-home" LightsSSSSSS
Boneless Windscreen WipersSSSSSS
Front Fog Lamps
SSSSSS
Foldable Power Exterior MirrorsSSSSSS
Heated and Power Folding Exterior MirrorsNSSNSS
Roof RackSSSSSS
Rear Window WiperSSSSSS
Power SunroofNSSNSS
Interior
Power WindowsSSSSSS
Power Door LocksSSSSSS
Steering Wheel Multi ControlsSSSSSS
Leather Steering WheelSSSSSS
Leather SeatsSSSSSS
Driver’s Power SeatNSSNSS
Trip Computer DisplaySSSSSS
Number of Speakers888888
Radio/CD Player/MP3, USB, GPS, Blue-tooth Connectivity, 7-inch DisplaySSSSSS
DVDNSSNSS
Speed-sensing Volume ControlSSSSSS
Air ConditionerSSSSSS
Safety
Dual Front AirbagsSSSSSS
ABS+EBDSSSSSS
Child-proof Door LocksSSSSSS
Speed and Crash SensorsSSSSSS
Remote KeySSSSSS
Rearview CameraSSSSSS
S=Standard, O=Optional, N=Not available
sumber
Mudah-mudahan mobil ini bukan hanya menjadi hantu yang muncul lima tahun sekali.
2. Selo
Dari informasi yang kami dapatkan  mobil bergaya sport ini dibangun dengan kandungan komponen lokal hingga 70 persen yang meliputi kompartemen bodi dan sebagian interior. Sisanya adalah baterai dan motor listrik sebagai penggerak kendaraan yang didatangkan secara impor.Motor listrik inipun memiliki performa yang cukup gahar karena diklaim mampu menghasilkan daya sebesar 182 Tk. Transmisi yang digunakan adalah otomatis 6-percepatan. Dengan dukungan jantung mekanis tersebut, Selo mampu digeber hingga kecepatan 220 km/jam. Selo didukung dengan baterai 360V yang dapat digunakan menempuh jarak sekira 250 km. Adapun proses pengisian daya listriknya butuh waktu hingga empat jam hingga terisi penuh.  Ini mobil juga susah sekali mendapat speknya, mungkin disembunyikan? Jadi mohon maaf jika hanya itu saja yang bisa saya sajikan. Saya mengapresiasi mobil ini, walaupun segmennya sport, dan harganya yang tidak terjangkau bagi semua orang, walau dengan diproduksi 100 % kandungan lokal sekalipun!
*) btw, sebenarnya saya ingin membahasa mobil panjang lebar, tapi koq jatuhnya nanti teori konspirasi. Saya masih percaya teori konspirasi, tentang "hilangnya" ilmuwan - ilmuwan Indonesia secara misterius, jika ilmuwan atau penemu menemukan sesuatu yang besar, namun  berbenturan dengan kelompok bisnis tertentu, maka kekhawatiran akan timbul, bukan si penemu dapat penghargaan, malahan akan diserang bahkan mungkin dihilangkan. Saya mungkin berlebihan, tapi saya beri contohnya, yang paling kita tau, Pak BJ Habibie dengan pesawatnya dan ide industri strategis nasional. Penemu jagung hibrida, tetapi bisa ditanam kembali, dan Om Ricky dengan mobil Selonya, yang konyolnya tidak lolos uji emisi #tepokjidak, mobil listrik 0 emisi. Sampai Abah Dahlan Iskan dinyatakan bersalah, Realita. 
Memang mobil listrik masih menjadi musuh dunia. Saya ingat dulu Ford juga mengembangkan mobil listrik, tapi dibunuh, ini bukan mengada-ngada, anda kalo bisa bahasa inggris silahkan cari berita dan artikelnya, bejibun di internet.
Munculah Tesla, dari pebisnis PayPal, mobil ini survive, mungkin karena masuk segmen mewah. Mungkin (banyak sekali mungkin di tulisan ini) dasar ide Selo disini, supaya survive, dan akhirnya bisa dikembangkan untuk mobil rakyat.

Kembali ke mobil, satunya mobil SUV gagah, satunya sport, menjanjikan. Pendekatannya berbeda, tapi pada satu titik, cita-cita mobil nasional, mungkin akan terpenuhi, suatu hari nanti
Keduanya membutuhkan pengembangan, dan butuh uluran tangan pemerintah atau pihak manapun, seperti Abah. Dan tentunya Rakyat Indonesia yang masih punya harapan dan jiwa Nasionalis.

0 Response to "Head to Head Spesifikasi Mobil Nasional - ESEMKA VS SELO"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel