Soal UP UKMPPG dan kuncinya

soal up ppg


Tiba saatnya melawan bos terakhir dalam perjalanan PPG ini, yaitu UP alias Uji Pengetahuan dalam rangkaian uji kompetensi, yang sebelumnya ada UKIN atau uji kinerja. Memang tidak semenyeramkan dulu, yang murni mengambil mentah-mentah nilai UTN, mau seberapa spekatakuler anda mengajar, atau di kegiatan PLPG anda jadi bintang, tidak dihitung, there is only one factor, yes UTN factor, dengan nilai yang konon harus 80 Tapi tidak usah khawatir bapak ibu, dengan doa dan persiapan yang mantab, maka UP atau UTN bisa dilalui dan tidak perlu remidi apalagi yang UTN ulang juga nggak jelas kapan UTN 3.

Kali ini saya akan bagikan soal-soal untuk bahan latihan UP, supaya efektif dan efisien, kerjakan latihan-latihan soal, sudah gitu aja tips dan triknya tidak perlu yang lain. Cukup luangkan waktu untuk menggeluti soal-soal yang berhubungan dengan up, baik pedagogik, profesional maupun sosial kepribadian.


LATIHAN SOAL PEDAGOGI



Latihan Soal Pilihan Ganda Tentang Teori Belajar Lengkap Jawaban
  1. Sebuah teori belajar secara filosofis tentang perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman merupakan teori belajar...
    a. Behaviorisme
    b. Kognitifisme
    c. Konstruktivisme
    d. Afektifisme
  2. Sebuah teori belajar secara filosofis tentang perspektif bahwa para peserta didik memproses infromasi dan pelajaran melalui upayanya mengorganisir, menyimpan, dan kemudian menemukan hubungan antara pengetahuan yang baru dengan pengetahuan yang telah ada merupakan teori belajar...
    a. Behaviorisme
    b. Kognitifisme
    c. Konstruktivisme
    d. Afektifisme
  3. Sebuah teori belajar secara filosofis pengetahuan dibangun oleh manusia sedikit demi sedikit, yang hasilnya diperluas melalui konteks yang terbatas merupakan teori belajar...
    a. Behaviorisme
    b. Kognitifisme
    c. Konstruktivisme
    d. Afektifisme
  4. Sebuah teori belajar secara psikologis tentang salah satu aliran psikologi yang memandang individu hanya dari sisi fenomena jasmaniah, dan mengabaikan aspek–aspek mental merupakan teori belajar...
    a. Behaviorisme
    b. Kognitifisme
    c. Konstruktivisme
    d. Afektifisme
  5. Sebuah teori belajar secara psikologis tentang tahapan perkembangan individu merupakan teori belajar...
    a. Behaviorisme
    b. Kognitif Piaget
    c. Konstruktivisme
    d. Afektifisme
  6. Sebuah teori belajar secara psikologis dalam pembelajaran terjadi proses penerimaan informasi, untuk kemudian diolah sehingga menghasilkan keluaran dalam bentuk hasil belajar merupakan teori belajar...
a. Behaviorisme
b. Kognitif Piaget
c. Pemrosesan Informasi
d. Afektifisme 
  1. Jika sebuah respons menghasilkan efek yang memuaskan, maka hubungan Stimulus - Respons akan semakin kuat. Sebaliknya, semakin tidak memuaskan efek yang dicapai respons, maka semakin lemah pula hubungan yang terjadi antara Stimulus- Respons merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Effect
    b. Law of Readiness
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning
  2. Kesiapan mengacu pada asumsi bahwa kepuasan organisme itu berasal dari pemdayagunaan satuan pengantar (conduction unit), dimana unit-unit ini menimbulkan kecenderungan yang mendorong organisme untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Effect
    b. Law of Readiness
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning
  3. Kesiapan mengacu pada asumsi bahwa kepuasan organisme itu berasal dari pemdayagunaan satuan pengantar (conduction unit), dimana unit-unit ini menimbulkan kecenderungan yang mendorong organisme untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Effect
    b. Law of Readiness
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning
  4. Jika dua macam stimulus dihadirkan secara simultan (yang salah satunya berfungsi sebagai reinforcer), maka refleks dan stimulus lainnya akan meningkat merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Effect
    b. Law of Readiness
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning
  5. Jika refleks yang sudah diperkuat melalui Respondent conditioning itu didatangkan kembali tanpa menghadirkan reinforcer, maka kekuatannya akan menurun merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Respondent Extinction
    b. Law of Readiness
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning 
  6. Jika timbulnya perilaku diiringi dengan stimulus penguat, maka kekuatan perilaku tersebut akan meningkat merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Respondent Extinction
    b. Law of operant conditining
    c. Law of Exercise
    d. Law of Respondent Conditioning 
  7. Jika timbulnya perilaku operant telah diperkuat melalui proses conditioning itu tidak diiringi stimulus penguat, maka kekuatan perilaku tersebut akan menurun bahkan musnah merupakan teori belajar behaviorisme...
    a. Law of Respondent Extinction
    b. Law of operant conditining
c. Law of operant extinction
d. Law of Respondent Conditioning
  1. Menurut UU No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas pasal 1 ayat 20, belajar adalah …
    a. Proses mengubah jati diri seseorang
    b. Aktivitas yang dilakukan seseorang
    c. pengalaman atau pelatihan seseorang
    d. semua aktivitas mental seseorang
  2. Teori belajar yang mendudukkan siswa sebagai individu yang pasif. Respons atau perilaku tertentu dengan menggunakan metode pelatihan atau pembiasaan semata. Munculnya perilaku akan semakin kuat bila diberikan penguatan dan akan menghilang bila dikenai hukuman merupakan pengertian dari teori belajar….
    a. Behaviorisme
    b. Humanistik
    c. Sibernetik
    d. Kontruktivis
  3. Anak mempunyai dorongan untuk berbuat sesuatu, mempunyai kemauan dan aspirasinnya sendiri. Belajar tidak bisa dipaksakan oleh orang lain dan juga tidak bisa dilimpahkan kepada orang lain. Belajar hanya mungkin terjadi apabila anak aktif mengalami sendiri. Pernyataan tersebut merupakan prinsip pembelajaran….
    a. Perhatian dan Motivasi
    b. Keaktifan
    c. Keterlibatan Langsung
    d. Pengulangan
  4. Teori belajar kognitif mulai berkembang pada abad terakhir sebagai protes terhadap teori perilaku yang yang telah berkembang sebelumnya. Peneliti yang mengembangkan teori kognitif ini adalah ….
    a. Bandura, Wielkeiwicks, Ausubel
    b. Ausubel, Bruner,Bandura
    c. Wielkeiwicks, Ausubel,Burner
    d. Ausubel, Bruner, dan Gagne
  5. Teori ini menggabungkan antara potensi-potensi otak kanan dan otak kiri sehingga potensi-potensi tersebut dapat berjalan optimal. Kecerdasan merupakan potensi yang dimiliki seseorang yang dapat diaktifkan melalui proses belajar, interaksi dengan keluarga, guru, teman dan nilai-nilai budaya yang berkembang.Teori belajar ini disebut….
    a. Teori Belajar Revolusi Sosiokultural
    b. Teori Kecerdasan Ganda
    c. Teori Belajar Sosial
    d. Teori Pembelajaran Sosial
  6. Aliran ini lebih menekankan bagaimana kegiatan pembelajaran menjadi menarik. Artinya, mendapatkan perhatian dari peserta didik diperlukan alat bantu. Alat bantu ini sejalan dengan perkembangan teknologi informasi.Teori ini tergolong aliran ….
    a. Behaviorisme
    b. Humanistik
    c. Sibernetik
    d. Konstruktivisme
  7. Berbagai prinsip belajar yang relatif berlaku umum dapat digunakan sebagai dasar dalam pembelajaran. Prinsip tersebut adalah ….
    a. Perhatian dan motivasi
    b. Keaktifan dan pandangan
    c. Keterlibatan langsung dan pandangan hidup
    d. Pengulangan dan pola individual
  8. Paham behaviorisme adalah paham yang mengemukakan bahwa proses berbahasa merupakan proses rangsang-tanggap (stimulus-respons) Paham tersebut termasuk aliran:
    a. Strukturalisme
    b. Deskriptif
    c. Fungsional
    d. Nativisme
Kunci Jawaban:

  1. a. Behaviorisme
  2. a. Behaviorisme
  3. c. Konstruktivisme
  4. d. Afektifisme
  5. b. Kognitif Piaget
  6. c. Pemrosesan Informasi
  7. a. Law of Effect
  8. b. Law of Readiness
  9. c. Law of Exercise
  10. d. Law of Respondent Conditioning
  11. a. Law of Respondent Extinction
  12. b. Law of operant conditining
  13. c. Law of operant extinction
  14. a. Proses mengubah jati diri seseorang
  15. a. Behaviorisme
  16. c. Keterlibatan Langsung
  17. d. Ausubel, Bruner, dan Gagne
  18. b. Teori Kecerdasan Ganda
  19. c. Sibernetik
  20. a. Perhatian dan motivasi
  21. a. Strukturalisme



1.  Seorang guru otomotif mengajarkan teori pemeriksaan motor stater. Guru mengkondisikan siswa dengan cara mengajar melalui video, menjelaskan pentingnya keahlian merawat secara berkala system stater di dunia kerja, hingga menjelaskan orang yang bekerja di perusahaan otomotif memiliki penghasilan besar. Penjelasan tersebut bertujuan agar peserta didik berkeinginan belajar teori pemeriksaan motor stater. Cara guru mengajar termasuk teori konstruktivistik …

A. Condition of Learning dari Robert Gagne
B. Information Processing dari Donald A. Norman  
C. Social Learning dari Albert Bandura
D. Attribution dari Weiner
E. Operant Conditioning dari B.F Skinner

2.  Penilaian autentik sebisa mungkin melibatkan partisipasi peserta didik, khususnya dalam proses dan aspek-aspek yang akan dinilai. Guru dapat melakukannya dengan meminta peserta didik menyebutkan unsur-unsur proyek/tugas yang akan mereka gunakan untuk menentukan kriteria penyelesaiannya.
Berikut ini cara merekam hasil penilaian berbasis kinerja kecuali ….
A. Daftar cek
B. Catatan anekdot
C. Skala penilaian
D. Uraian terbatas
E. Memori atau ingatan

3.  Penilaian otentik memiliki komponen sebagai berikut:
(1)    Tugas yang harus dikerjakan siswa
(2)    Lembar penilaian
(3)    Rubrik penilaian
(4)    Hasil karya siswa
(5)    Proses/perbuatan belajar

Komponen yang  harus ada dalam penilaian otentik adalah ….
A. (1) – (2) – (3)
B. (1) – (3) – (5)
C. (2) – (3) – (4)
D. (2) – (4) – (5)
E. (1) – (2) – (4)

4.  Penilaian otentik menyebabkan guru harus menerapkan pembelajaran otentik agar terjadi peningkatan kualitas pembelajaran.
Berikut ini, kriteria guru yang melaksanakan penilaian otentik kecuali ….
A. Menilai kekuatan dan kelemahan peserta didik
B. Mengetahui bagaimana cara membimbing peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan mereka sebelumnya
C. Menjadi pengasuh proses pembelajaran, melihat informasi baru, dan mengasimilasikan pemahaman peserta didik
D. Menilai hasil belajar berdasarkan pedoman kelulusan di sekolah
E. Menjadi kreatif tentang bagaimana proses belajar peserta didik dapat diperluas dengan menimba pengalaman dari luar kelas

5. Berdasarkan hasil belajar peserta didik, guru mengetahui bahwa sebagian besar (90%) peserta didik belum memahami materi yang disampaikan guru, dan nilai peserta didik belum memenuhi kriteria ketuntasan minimum (KKM).

Untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik , guru akan melakukan ….
A. Remedial
B. Bimbingan dan konseling
C. Pengayaan materi
D. Perbaikan program
E. Perbaikan proses pembelajaran

6. Analisis data pada penelitian PTK dilakukan melalui tahapan:
(1)  proses penyederhanaan data melalui seleksi data dan pengelompokkan data menjadi informasi bermakna
(2)  upaya menampilkan data secara jelas dan mudah dipahami dalam bentuk tabel, grafik
(3)  pengambilan intisari dari penyajian data yang telah terorganisasi
(4)  indikator keberhasilan tindakan disajikan dalam bentuk kriteria kualitatif dan/atau kuantitatif
(5)  upaya mengkaji proses tentang apa yang telah dan belum terjadi, apa yang dihasilkan

Tahapan (1)-(2) dan (3) merupakan tahapan anallisis data PTK yaitu ….
A. Reduksi data, paparan data dan kesimpulan
B. Reduksi data, paparan data dan Refleksi
C.  Reduksi data, paparan data dan Evaluasi
D. Paparan data, Refleksi dan Evaluasi
E.  Paparan data, Kesimpulan dan Refleksi

7. Guru yang melakukan PTK berupaya mengkaji proses tentang apa yang telah dan belum terjadi, apa yang dihasilkan, mengapa hal tersebut terjadi dan tindakan apa yang perlu dilakukan selanjutnya, merupakan tahapan ….
A. Evaluasi
B. Refleksi.
C. Reduksi
D. Perencanaan Tindakan
E. Observasi Tindakan

8. Guru melaksanakan pra penelitian tindakan kelas berdasarkan permasalahan dan tindakan yang akan dilakukan yaitu:
(1) Proses dan hasil pembelajaran memahami pemeriksaan motor stater rendah
(2) Siswa kurang memahami tentang  pemeriksaan motor stater, siswa tidak aktif, nilai rata-rata ulangan kurang dari 60 dan ketuntasan belajar (KKM) mencapai 60
(3) Apakah dengan menggunakan metode simulasi dapat meningkatkan hasil pembelajaran  pemeriksaan motor stater?
(4) Pembelajaran  pemeriksaan motor stater di kelas XI SMK menggunakan metode simulasi, diskusi dan LKS
(5) Menentukan model, strategi dan metode pembelajaran pemeriksaan motor stater
(6) Menentukan media, alat dan sumber pembelajaran pemeriksaan motor stater
Pelaksanaan pra PTK yang dilakukan guru pada tahap analisis masalah dan perencanaan tindakan adalah ….

A. (1) – (3) – (5)
B. (1) – (3) – (6)
C. (2) – (5) – (6)
D. (2) – (4) – (5)
E. (1) – (4) – (6)


9. Penilaian kompetensi sikap menggunakan instrumen observasi, penilaian diri, dan penilaian antar peserta didik yang dilengkapi daftar kriteria yang menunjukkan kinerja, aspek yang akan dinilai, dan gradasi mutu yaitu ….

A. Jurnal
B. Daftar cek
C. Rubrik
D. Skala penilaian
E. Portofolio

10. Hasil evaluasi menunjukkan ada siswa yang kurang mampu menguasai kompetensi sesuai kriteria yang ditentukan (KKM). Guru mencari faktor penyebabnya, sehingga dapat diberikan bimbingan atau pembelajaran remedial. Pernyataan tersebut merupakan penggunaan hasil evaluasi belajar untuk keperluan ….
A. Laporan pertanggungjawaban
B. Seleksi
C. Promosi
D. Diagnosis
E. Memprediksi masa depan siswa.

11. Disajikan data hasil analisis soal pilihan ganda

SOAL
KEL
A
B
C
D
E
OMIT
KEY
  1
KA
KB
0
1
10
7
0
1
0
1
0
0
0
0
B  
  2
KA
KB
0
2
5
3
5
3
0
1
0
1
0
0
B
  3
KA
KB
0
0
1
2
9
3
0
3
0
2
0
0
D
 50
KA
KB
1
1
2
2
3
3
3
2
1
2
0
0
D

Pernyataan yang benar tentang validitas soal adalah ….
A. TK soal no 1 = 0,85 soal mudah, DP = 0,30 diterima dan diperbaiki
B. TK soal no 2 = 0,40 soal sedang DP = 0,20 diterima dan diperbaiki
C. TK soal no 3 = 0,15 soal sukar, DP = 0,30 diterima dan diperbaiki
D. TK soal no 2 = 0,80 soal mudah, DP = 0,30 diterima dan diperbaiki
E. TK soal no 1= 0,50 soal sedang, DP = 0,20 diterima dan diperbaiki

12. Analisis data dan evaluasi pada penelitian PTK dilakukan melalui tahapan:
(1)  proses penyederhanaan data melalui seleksi data dan pengelompokkan data menjadi informasi bermakna
(2)  upaya menampilkan data secara jelas dan mudah dipahami dalam bentuk tabel, grafik
(3)  pengambilan intisari dari penyajian data yang telah terorganisasi
(4)  indikator keberhasilan tindakan disajikan dalam bentuk kriteria kualitatif dan atau kuantitatif
(5)  upaya mengkaji proses tentang apa yang telah dan belum terjadi, apa yang dihasilkan
Seorang guru yang akan melakukan analisis data pada PTK harus memahami tentang reduksi data dan refleksi yaitu ….

A.    (1) dan (5)
B.    (1) dan (4)
C.    (2) dan (3)
D.   (2) dan (4)
E.    (3) dan (5)

13.         Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, dan memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif. Maksud penentuan metode pembelajaran yang tepat dalam RPP adalah .... 
A.     Metode ditentukan berdasarkan latar belakang kemampuan siswa
B.     Metode ditentukan berdasarkan ketersediaan sarana dan prasarana di sekolah
C.    Metode ditentukan berdasarkan kompetensi yang harus dicapai oleh siswa
D.    Menggunakan multi metode agar siswa dapat aktif belajar
E.     Menggunakan metode yang disesuaikan dengan penilaian yang akan dilaksanakan

14.         RPP mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD). Dalam menyusun RPP hendaknya dilengkapi dengan metode penilaian. Agar kompetensi praktik tercapai maka instrumen penilaiannya meliputi ....
A.      Angket penilaian sikap dan soal teori pendukung praktik
B.      Soal teori pengetahuan pemeriksaan motor stater dan soal uji kompetensi praktik
C.      Soal teori pilihan ganda dan soal uraian yang mengukur pengetahuan
D.      Soal yang dapat mengukur sikap, pengetahuan, dan keterampilan
E.      Lembar observasi dan soal uraian

15.         Pembelajaran teori maupun praktikum memerlukan pendekatan yang tepat agar proses pembelajaran dapat membangkitkan aktivitas peserta didik. Pada pembelajaran pemeriksaan motor stater, pendekatan pembelajaran yang sesuai adalah ....
A.      Product based learning
B.      discovery learning
C.      Problem based learning
D.      Cooperative learning
E.      Mastery learning

16.         Penilaian belajar peserta didik meliputi penilaian kesiapan, proses dan hasil yang dapat menggambarkan kompetensi peserta didik secara utuh. Dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran, jenis tes yang dilaksanakan adalah ....
A.      Tes formatif dan tes diagnostik
B.      Angket pendapat siswa mengenai pelaksanaan pembelajaran
C.      Ujian tengah semester dan akhir semester
D.      Pembuatan laporan proses pembelajaran oleh siswa
E.      Kuesioner mengenai ketercapaian kompetensi siswa
17.         Penetapan KKM yang harus dicapai oleh peserta didik dilakukan melalui rapat guru mata pelajaran. KKM yang ditetapkan untuk pembelajaran praktik adalah 80. Pada kelas 12 TKR diperoleh data nilai praktik pemeriksaan motor stater sebagai berikut:
    


Komponen
Nilai peserta didik
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Persiapan (20%)
16
18
14
10
14
14
16
16
16
14
Produk(70%)
60
50
45
60
65
40
30
65
60
60
Waktu (10%)
10
10
5
5
0
0
0
10
10
10

Dari data tersebut berapakah peserta didik yang lulus ?
A.          2
B.          4
C.          5
D.          6
E.          7

18.         Hasil ujian kompetensi kejuruan (UKK) menentukan kelulusan peserta didik. Nilai akhir peserta didik berupa angka dari 0 – 100. Komponen hasil praktik (produk) adalah 30%. Apabila nilai rata-rata di satu kelas  adalah  78 dengan standar deviasi 3, maka dapat diduga nilai terendah peserta didik adalah ....
A.     50
B.     60
C.     69
D.     75
E.     81

19.         Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yang tepat. Instrumen pengumpulan data untuk memperoleh data minat peserta didik menggunakan ....
A.     Lembar observasi
B.     Panduan wawancara
C.     Dokumentasi
D.     Tes tertulis
E.     Kuesioner

20.         Setelah data penelitian diperoleh maka selanjutnya dilakukan analisis data. Proses analisis data pada penelitian kuantitatif untuk mengetahui perbedaan antara dua rerata dilakukan dengan menggunakan ....
A.      Uji-t
B.      kecenderungan
C.      korelasi
D.      pengaruh variabel
E.      chi kuadrat

21.   Laporan penelitian terdiri dari beberapa Bab. Pada akhir Bab II dikemukakan hipotesis atau pertanyaan penelitian. Maksud dari hipotesis adalah ....
A.     Ringkasan rumusan masalah
B.     Kemungkinan jawaban rumusan masalah
C.    Jawaban sementara berdasarkan kajian pustaka
D.    Jawaban dari pertanyaan penelitian
E.     Kesimpulan awal dari penelitian

22.   Pelaksanaan evaluasi peserta didik meliputi evaluasi formatif dan evaluasi sumatif. Tujuan dari evaluasi formatif adalah .....
A. Menilai kompetensi peserta didik di tengah proses pembelajaran
B.  Sebagai gambaran keberhasilan peserta didik untuk seluruh KD
C.  Sebagai alat untuk melihat keberhasilan proses pembelajaran
D.  Sebagai indikator keberhasilan pembelajaran oleh guru
E.  Mengelompokkan peserta didik yang kompeten dan tidak kompeten

23. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian yang tepat. Instrumen pengumpulan data untuk memperoleh data kualitatif dalam tingkat pengetahuan peserta didik menggunakan ....
A.      Lembar observasi
B.      Panduan wawancara
C.      Dokumentasi
D.      Tes tertulis
E.      Angket

24. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas dapat dilakukan pada satu kelas atau lebih.  Tindakan yang paling sesuai untuk masalah kurangnya keaktifan peserta didik pada mata pelajaran AC mobil adalah ....
A.     Menerapkan kelompok belajar untuk mengerjakan tugas diskusi
B.     Menerapkan pemberian tugas pembuatan paper
C.    Mengkaitkan antara teori dan contoh peristiwa sehari- hari
D.    Memperbanyak modul untuk belajar mandiri
E.     Melaksanakan tugas observasi di industri/perusahaan

25. Dalam rangka memperoleh masukan terhadap kualitas proses pembelajaran praktik di sekolah diperlukan data yang representatif dari seluruh peserta didik. Agar masukan dari sampel peserta didik mewakili seluruhnya, maka responden dipilih dengan cara .....
A.     Random sederhana
B.     Random dengan klasifikasi
C.    Semua siswa menjadi sampel
D.    Separuh siswa menjadi sampel
E.     Siswa kelas 12 saja yang menjadi sampel

26. Deskripsi data kuantitatif pada laporan penelitian hendaknya dapat menggambarkan secara jelas kecenderungan dan tren yang ada. Menampilkan data kuantitatif untuk keperluan melihat kecenderungan menggunakan ....
A.      Harga rerata dan standar deviasi
B.      Harga jangkauan data
C.      Grafik batang
D.      Histogram
E.      Tabel data

27. Seorang guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk mengerjakan soal perhitungan biaya perbaikan AC mobil yang merupakan “stimulus” dan peserta didik dengan menggunakan pemikirannya melakukan kegiatan mengerjakan tugas tersebut. Teori belajar ini disebut ....
A.     kognitif
B.     konstruktivistik
C.     humanistik
D.     sosial
E.     behavioristik


28. Pembelajaran teori maupun praktikum memerlukan pendekatan yang tepat agar proses pembelajaran dapat membangkitkan aktivitas peserta didik. Pada pembelajaran perawatan AC mobil, pendekatan pembelajaran yang sesuai adalah ....
A.  product based learning
B.  discovery learning
C.  problem based learning
D.  cooperative learning
E.  mastery learning

29. Guru TKR mengidentifikasi masalah pada proses dan hasil pembelajaran memahami dan menerapkan pemeliharaan AC di kelas XI SMK yang rendah. Analisis masalah peserta didik kurang memahami dan menerapkan konsep  AC mobil, siswa tidak aktif, nilai ulangan rata-rata kurang dari 60 dan KKM mencapai 60%. Rumusan masalahnya: Apakah pembelajaran  pemeliharaan AC mobil dengan menggunakan multimedia interaktif dan simulator dapat meningkatkan nilai tes ?.
Berikut ini, perencanaan tindakan yang perlu dilakukan guru, kecuali

A. Membuat skenario pembelajaran yang berisi langkah-langkah kegiatan pembelajaran
pemeliharaan AC mobil
B. Mempersiapkan simulator pemeliharaan AC mobil dan perangkat pembelajaran Lembar
    Kerja Peserta Didik (LKPD)
C. Melaksanakan pengamatan tindakan pembelajaran pemeliharaan AC mobil
D. Mempersiapkan instrumen penelitian dalam bentuk instrumen observasi proses dan hasil
    belajar
E. Melakukan simulasi pelaksanaan tindakan dan menguji keterlaksanaan di kelas

30. Pada pembelajaran praktek keterampilan dasar sepeda motor, seorang guru TSM memulai pembelajaran dengan menyampaikan teori cara penggantian lampu utama sepeda motor, kemudian guru memberi contoh cara mengganti lampu utama sepeda motor. Kemudian guru meminta peserta didik melakukan praktek yang dicontohkan oleh guru. Guru mengamati kesalahan peserta didik dan memperbaikinya, guru melakukan praktek berulang-ulang hingga peserta didik terampil mengganti lampu utama sepeda motor.
Cara guru mengajar tersebut termasuk teori belajar ….

A. Behavioristik
B.  Kognitivistik
C.  Konstruktivistik
D. Humanistik
E.  Koneksionistik


ok cukup sekian, dan yang kedua memang tidak saya kasih kunci biar nyari sendiri, yang penting telaten kalo bahasa jawa, tidak perlu terlalu di forsir, dan dialokasikan waktu sehari ada waktu untuk belajar secara disiplin, nggak kuat tinggal ngopi.
Masih kurang soalnya? ya nanti saya suplly lebih banyak soal  sampai kelenger.  










0 Response to "Soal UP UKMPPG dan kuncinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel