Perbedaan GNU Linux-OS dan Windows

                                         
Perbedaan Linux-OS dan Windows



Kali ini Kami membahas perbedaan antara perangkat lunak Sistem Operasi Linux dan Windows, membahas beberapa pro dan kontra dari kedua environment. Linux sebenarnya pada bentuk paling dasar adalah kernel komputer. Kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi komputer, tugasnya yaitu melayani bermacam-macam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras (hardware) komputer secara aman. Jadi gampangnya   kernel adalah suatu penghubung antara software dan hardware.

Kernel "Linux" adalah kernel yang besar , yang berjalan pada berbagai perangkat keras dan untuk berbagai tujuan. Linux mampu   berjalan di perangkat sesederhana jam tangan, atau ponsel, tetapi juga dapat berjalan di PC Desktop, Laptop, Rapberry pi, dengan prosesor Intel, atau prosesor AMD, ARM, dan bahkan mampu berjalan di server high-end menggunakan Sun Sparc CPU atau prosesor PC IBM. Beberapa distro Linux dulunya  hanya dapat menjalankan satu prosesor, sementara yang lain dapat menjalankan banyak sekaligus.

Penggunaan umum untuk Linux termasuk sistem komputasi desktop, namun jika di hitunglinux paling banyak digunakan pada server, seperti digunakan sebagai web server atau mail server. Anda bahkan dapat menggunakan Linux sebagai firewall khusus untuk membantu melindungi mesin lain yang berada di jaringan yang sama.

Semua dimulai dari seorang mahasiswa sains komputer bernama Linus Torvalds pertama kali menjadikan Linux sebagai varian dari sistem operasi Unix pada tahun 1991, untuk Thesisnya. Kemudian Linus Torvalds membuat Linux open source dengan GNU (GPL) (Lisensi Publik Umum), sehingga programmer lain dapat mengunduh kode sumber secara gratis dan ubah dengan cara apa pun yang mereka inginkan. Ribuan coder di seluruh dunia mulai mengunduh dan mengubah kode sumber Linux, menerapkan patch, dan perbaikan bug, dan peningkatan lainnya, untuk menjadikan OS lebih baik dan semakin lama semakin bagus. Habit ini kalau anda mengenal Github, sebuah "sosial media" bagi para programmer, "software dikembangkan bersama-sama", dan tidak mengejutkan jika aktor dibalik Github  tidak lain dan tidak bukan adalah Linus Torvalds sendiri.

Selama bertahun-tahun Linux telah beralih dari CLI sederhana berbasis teks dari Unix, menjadi perangkat lunak operasi yang kuat, dengan lingkungan desktop berfitur lengkap, dan portabilitas yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan berbagai penggunaan.  Sebagian besar kode Unix asli juga telah secara bertahap dihapus dari Linux selama bertahun-tahun. Sistem Operasi Android yang dimiliki Google, selama beberapa periode juga menggunakan Kernel Linux, sebelum dikembangkan menjadi Kernel khusus Android.

Kelebihan dan sekaligus kekurangan Linux, adalah open source yang sebagian besar non komersial, tidak hanya ada satu versi Linux, malah banyak sekali distribusi (distro) Linux , yang cocok untuk berbagai pengguna dan tugas yang berbeda. Beberapa Distribusi Linux termasuk Gentoo, dan Slackware, yang karena kurangnya lingkungan grafis dalam instalasinya atau mungkin juga menggunakan GUI, mempunyai keunggulan fleksibilitas yang tak tertandingi. Namun user biasa malah kerepotan, setelah berdarah-darah menginstall, anda belum tentu menikmati keunggulan dari Distro-Distro tersebut. Makanya lebih cocok untuk  Linux Jungkies, programmer, dan pengguna lain yang senang hidup di terminal linux. Distribusi yang tidak memiliki GUI paling cocok untuk komputer tua yang tidak memiliki kekuatan pemrosesan yang diperlukan untuk memproses grafik, atau untuk komputer yang melakukan tugas intensif prosesor, di mana diharapkan memiliki semua sumber daya sistem yang difokuskan pada tugas yang dihadapi, daripada membuang-buang sumber daya dengan memproses grafik.

Distribusi Linux lainnya bertujuan untuk membuat pengalaman komputasi semudah mungkin. Distribusi seperti Ubuntu, Fedora, atau OPENSUSE membuat Linux jauh lebih mudah digunakan, dengan menawarkan lingkungan grafis berfitur lengkap yang membantu   menghilangkan ketergantungan akan Command Prompt. Tentu saja kelemahan dari kemudahan penggunaan adalah konfigurasi yang kurang, dan sumber daya sistem terbuang untuk pemrosesan grafis. Distribusi lain seperti SUSE LINUX mencoba mencari titik temu antara kemudahan penggunaan dan konfigurasi.


GNU/ Linux sebagai Sistem Operasi mempunyai tiga bagian utama;

1. Kernel yang bertugas melayani program aplikasi, manajemen memori, mengendalikan akses, memelihara file sistem, manajemen sumber daya, serta mengakses perangkat perangkat keras dengan aman.
2. Program Sistem Menjalankan Sistem Operasi pada bentuk "lunak", layaknya sebuah sistem operasi.
3.  Program Aplikasi yaitu program yang membantu user dalam melakukan suatu tugas, misalnya pemutar video, peramba, pengedit foto, dan lain lain.

Sebagian besar distribusi Linux menawarkan lingkungan grafis(GUI), untuk memudahkan dan mengindahkan pengalaman pengguna, secara teknis untuk berkomunikasi secara langsung dengan Kernel melalui shell atau command line. Command Prompt memungkinkan Anda untuk menjalankan komputer tanpa GUI,  dengan menjalankan perintah dari antarmuka berbasis teks. Keuntungan menggunakan command prompt adalah menggunakan lebih sedikit sumber daya sistem dan memungkinkan komputer untuk lebih memfokuskan energi pada tugas yang dihadapi. Contoh perintah termasuk perintah cd untuk mengubah direktori Anda, atau perintah berhenti untuk mematikan sistem atau perintah reboot untuk me-restart komputer dll.

Saya dulu mengira ini adalah sebuah cara konyol, tapi dalam beberapa hal, penggunaan BASH Linux akan sangat sangat memudahkan pekerjaan kita, terutama manajemen file dan banyak lagi.

 Linux memiliki banyak sekali kontributor dan perusahaan di seluruh dunia, menyumbangkan waktu mereka untuk mengerjakan patch,  pembaruan, versi yang lebih baru, dan aplikasi perangkat lunak. Meskipun beberapa perusahaan, mengenakan biaya untuk dukungan servisnya, dan lainnya mengenakan biaya untuk distribusi Linux mereka, dengan mengemasnya dengan perangkat lunak
yang tidak gratis, Kita akan selalu bisa mendapatkan Kernel Linux secara gratis, dan kita bisa mendapatkan desktop Linux dengan fitur yang lengkap dengan semua aplikasi, GRATIS.

Windows dan Linux juga berbeda pada masalah dukungan/ support. Windows didukung oleh Microsoft Corporation, yang berarti  bahwa jika kamu memiliki masalah dengan produk windows, anda cukup menghubungi mereka, dan mereka yang akan menyelesaikan. Tentu jika anda mempunyai Windows yang original. Jika Linux anda bermasalah, anda bertanya ke forum, blog, youtube atau menyelesaikan sendiri jika mampu.

Sistem Operasi Windows

Instalasi Windows umumnya lebih mudah daripada menginstal Linux. "Dengan Windows 10 ada tiga cara utama untuk

  menginstal. Ada instalasi clean, di mana kita menginstal Windows pada hard drive kosong. Ada juga instalasi upgrade, di mana kita mulai dengan versi Windows yang lebih lama, seperti 7 dan 8 dan " upgrade " ke jenis windows 10 yang lebih tinggi. Keuntungan dari Upgrade adalah bahwa semua file pada sistem yang lebih lama harus tetap utuh selama proses. Anda juga dapat melakukan instalasi
perbaikan(repair windows). Dengan Windows anda harus merenoot komputer anda, berbeda dengan Linux yang tidak perlu me-reboot komputersetelah upgrade, hanya perlu me-reboot setelah upgrade ke kernel. Bahkan kita cukup menggunakan flashdisk untuk Live tanpa mengistall ke komputer.

 Perbedaan besar lainnya antara Linux dan Windows adalah aplikasi yang akan Anda gunakan dengan OS. Windows mencakup banyak sekali aplikasi yang didukung secara komersial daripada Linux. Jauh lebih mudah untuk menemukan perangkat lunak yang kita cari dengan Windows daripada dengan Linux, karena begitu banyak vendor perangkat lunak membuat produk mereka hanya kompatibel dengan Windows. Contohnya adalah produk-produk Adobe, yang membuat kami akan tetap bertahan dengan windows. Meskipun gratis di Linux, beberapa jenis aplikasi kurang memuaskan, dan kami harus membeli versi windowsnya, tetapi aplikasi-aplikasi tadi sangat produktif.  Disini keunggulan lingkungan windows. Linux karena open source dan gratis, akhirnya terlalu banyak sekali group group yang tidak perlu. Masalah GUI pun tidak se-eye candy windows, apalagi Mac. Partai partai Linux bertebaran dimana mana, mestinya mereka bersatu, paling tidak menjadi partai partai besar, maksimal 5. Sehingga para developer bisa efisien dan terprogram untuk beberapa tugas utama.

Windows mempunyai problem klasik, yaitu masalah keamanan jika di bandingkan dengan Linux.
Bukan karena windows jelek, tetapi karena pengguna windows desktop jauh lebih banyak, sehingga banyak yang pengen adu kesaktiannya dengan meretas sistem dan lingkungan windows. Alasan selanjutnya tentu uang, Linux tidak begitu bersahabat dengan uang, paling tidak secara langsung. Sehingga Linux relatif lebih aman.

Memang secara manajemen keamanan, linux unggul. Tapi ada pepatah, maling selalu lebih pintar dari polisinya.  Password root dibuat untuk membuat perubahan pada file-file sistem linux. Satu-satunya cara pengguna dapat merusak seluruh komputer adalah jika ia masuk sebagai pengguna root dengan memberikan nama pengguna dan kata sandi root ke terminal sebelum menjalankan virus. Tidak seperti Windows di Linux, file yang dapat dieksekusi tidak dapat berjalan secara otomatis, itu perlu diberikan izin  eksekusi secara manual ini secara signifikan meningkatkan keamanan. Jadi jika anda mengguankan linux tetapi tidak menggunakan password atau menggunakan password yang mudah dipecahkan, lupakan masalah keamanan.

Jika anda seorang Gamer, Windows jawabannya 99% pada setiap waktu. Jika anda seorang tech savy, yang kaya, mungkin "Windows di dalam Linux/ Virtual"

WSL / Windows Subsystem for Linux 

Windows Subsystem for Linux adalah sebuah fitur windows 10 yang memungkinkan kita menjalankan native linux command-line tools langsung di windows. WSL 2 adalah versi baru arsitektur yang memberdayakan Subsistem Windows untuk Linux untuk menjalankan binari ELF64 Linux pada Windows. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kinerja sistem file, serta menambahkan kompatibilitas sistem panggilan penuh. Arsitektur baru ini mengubah cara biner Linux ini berinteraksi dengan Windows dan perangkat keras komputer Anda, tetapi masih memberikan pengalaman pengguna yang sama seperti di WSL 1 (versi yang saat ini tersedia secara luas). Distro Linux individual dapat dijalankan sebagai distro WSL 1, atau sebagai distro WSL 2, dapat ditingkatkan atau diturunkan kapan saja, dan Anda dapat menjalankan distro WSL 1 dan WSL 2 secara berdampingan. WSL 2 menggunakan arsitektur yang sama sekali baru yang menggunakan kernel Linux nyata.

WSL merupakan berkah bagi, statemen ini agak berlebihan, tetapi bagi kami windows 10 dengan WSLnya merupakan tools yang paling produktif saat ini, menggabungkan keunggulan dari dua buah lingkungan besar, Windows dan linux.

Kesimpulan:

Di atas adalah pandangan umum atas beberapa perbedaan antara sistem operasi Windows, dan Linux. Untuk "servers" linux masih merajai, tetapi untuk desktop windows masih merajai, semenjak windows 7 sampai windows 10 dengan WSLnya. Namun tetap kedua lingkungan yang memiliki perbedaan tidak bisa memuasakan semua orang. Tapi kabar baik dari Linux adalah gratis dan aman, cocok untuk programming tertentu, mudah koneksi dengan hardware lain, seperti printer, tetapi juga punya masalah dengan encryption  HDD/ SSD yang dibuat dengan windows. Selebihnya Windows masih mengisi sendi-sendi kehidupan dalam berkomputer desktop/ laptop. Kecuali anda mampu membeli MACBOOK / iMAC. Tapi yang terpenting, yang ingin kami sampaikan, jangan sampai ini jadi semacam aliran atau agama baru. Memotong bawang menggunakan pisau, Memaku menggunakan palu, mereka semua hanyalah alat.
lawan virus corona
lawan virus corona Siaga Virus Corona

No comments for "Perbedaan GNU Linux-OS dan Windows"

Berlangganan via Email