Periksa Tutup Radiator Mobil Anda Sekarang Juga

Radiator mobil


Dan atau sepeda motor juga, seperti yang kita tau, tutup radiator bukan hanya berfungsi untuk menutup radiator, tetapi juga untuk mengatur dan menaikkan tekanan dalam sistem pendinginan. Mengapa perlu menaikkan tekanan pada sistem pendingin? Ada dua fungsi; pertama agar temperatur didih air tergantung pada tekanan, kemudian untuk menaikkan tekanan semakin naik, temperatur didih semakin tinggi sistem pendingin lebih aman,contohnya  dengan kelebihan tekanan 100 kpa (1 bar) maka temperatur didih air naik  sebesar 250 C.

Tekanan ini dikendalikan oleh tutup radiator dan harus tetap konstan. Jika tidak, mesin mobil  mungkin terlalu panas dan radiatornya mungkin mengalami kerusakan parah.

Tanda-Tanda Tutup Radiator yang Rusak
Ada beberapa tanda yang akan memberi tahu Anda jika Anda memiliki tutup radiator yang rusak. Di bawah ini adalah 5 tanda yang biasanya muncul.

1) Cairan Pendingin (water coolant) Bocor 

Jika tutup radiator macet, coolant tidak bisa dialirkan. Ini akan menyebabkan tekanan naik di dalam radiator, menyebabkan selang bocor atau pecah. Jika kita melihat coolant di dekat radiator atau tutup radiator, maka bisa jadi coolant mesin kita bocor. Periksa untuk melihat apakah radiator yang bocor atau apakah tutupnya terlihat aus atau rusak.

2) Reservoir yang meluap

Coolant masuk ke tangki reservoir saat tekanan naik, tutup radiator bereaksi dengan tekanann dan cairan pendingin dikirim ke tangki overflow. Jika kita memiliki tutup radiator yang jelek, cairan pendingin akan terlepas terlalu cepat dan menyebabkan reservoir mendidih.

3) Selang Radiator Kendor

Tutup radiator yang jelek akan menyebabkan selang radiator rusak. Kevakuman tidak akan dibebaskan oleh tutup radiator dengan benar dan itu akan menyebabkan selang radiator kendor koneksinya. Jika ini terjadi, periksa tutupnya untuk melihat apakah ada kerusakan.

4) Udara terjebak di Dalam Sistem Pendingin.

Ketika tutup radiator mesin tidak terkunci dengan benar, udara akan masuk ke dalam sistem pendingin. Ini akan menyebabkan kantong udara masuk ke inti pemanas, termostat, dan selang radiator.Akibatnya, mesin akan mulai terlalu panas karena tidak dapat mempertahankan suhu yang konsisten.

5) Mesin Terlalu Panas

Pendingin atau udara bocor dalam sistem pendingin dapat menyebabkan mesin mengalami panas berlebih. Jika Anda melihat mesin Anda terlalu panas, jangan mencari di bawah kap kecuali Anda mematikan mesin. Dengan begitu, mesin bisa tetap dingin saat Anda memeriksanya. Jika ada cairan pendingin di dekat tutup radiator, mungkin ada kerusakan pada tutup tekanan. Periksa itu dan ganti seperlunya.

Cara Memeriksa Tutup Radiator

Langkah 1: Pastikan sistem pendingin tidak panas. Sentuh selang radiator dengan hati-hati untuk melihat apakah panas.

Peringatan: Tekanan dan panas pada radiator bisa ekstrem, jangan mencoba melepas tutup radiator saat motor panas.

Langkah 2: Lepaskan tutup radiator. Setelah motor cukup dingin hingga menyentuh selang radiator tanpa membuatnya terbakar, kamu sekarang dapat melepas tutup radiator.

Peringatan: Mungkin masih ada pendingin bertekanan panas di sistem jadi pastikan untuk memperhatikan dan berhati-hati.

Tip: Tempatkan wadah di bawah radiator untuk menangkap cairan pendingin yang mungkin keluar saat kamu melepas tutup radiator.

Pemeriksan Secara visual . Pertama-tama, perlu untuk memeriksa kondisi penutup secara visual. Idealnya, seharusnya tidak ada kerusakan mekanis, getas, penyok, goresan dan lain sebagainya. Jika kerusakan ini terjadi, cepat atau lambat akan terjadi korosi. 

Memeriksa pegas . Kami rasa setiap tutup radiator mempunyai pegas, yang berfungsi sebagai bagian dari katup pengaman. Untuk memeriksanya, kamu perlu menekan dengan jari-jari. Jika ditekan dengan sangat mudah, itu berarti sudah loyo dan waktunya diganti, karena satu rangkain, terpaksa ganti satu set.

Langkah 3; Uji Tekanan:

Pasang tutup radiator ke adaptor radiator cap tester. Carilah yang cocok, karena biasanya ada bermacam-macam dalm satu set, tutup akan masuk ke adaptor penguji tekanan dengan cara yang sama memutar ke leher radiator.

Langkah 4: Pasang adaptor dengan tutup yang terpasang ke Pompa penguji.

Langkah 5: Operasikan pompa  tanagn penguji tekanan sampai tekanan mencapai spesifikasi yang tertulis pada tutup radiator. Seharusnya tidak cepat kehilangan tekanan, tetapi kehilangan sedikit normal.

Tip: Tutup radiator harus mampu menahan sebagian besar tekanan maks hingga lima menit. kamu tidak perlu menunggu lima menit. Berkurangnya tekanan secara  lambat itu normal tapi kehilangan yang cepat itu  berarti ada masalah, kita harus jeli disini.

Langkah 6: Pasang lagi tutup radiator, jika memang masih bagus.

Langkah 7: Ganti tutup radiator baru jika sudah rusak.

Tip: Bawalah tutup radiator lama ke toko spareparts, jangan sampai salah beli, karena dimensi dan karakter tutup radiator berbeda, walaupun terlihat mirip.
Liam Hillman
Liam Hillman Siaga Virus Corona

No comments for "Periksa Tutup Radiator Mobil Anda Sekarang Juga"

Berlangganan via Email