Tidak Perlu N95, Gunakan Masker Kain Untuk Melawan Covid-19


Menggunakan masker lebih baik daripada tidak menggunakan sama sekali, ini adalah salah satu senjata utama anda untuk melawan wabah covid-19, disamping cuci tangan dengan sabun, dan menjaga kekebalan tubuh. Memang dari hasil  riset, masker N95 yang standar, seperti buatan 3M amerika dapat memblokir virus Sars CoV 2. Tetapi kami juga tidak yakin anda mempunyai masker N95 yang sesuai standar, kecuali anda membelinya sebelum pandemi. Harganya mahal banget, banyak banget KWnya dan jika anda betul-betul punya N95, alangkah baiknya jika anda sumbangkan ke tenaga medis.

Jujur kami tidak telalu percaya WHO, semenjak kejadian Menteri Kesehatan Ibu Siti Fadilah Supari, yang menghadapi SARS jilid 1, rupanya WHO ada skandal. Kami bukan penggemar teori konspirasi, tetapi anda bisa melihat dan menyaksikan sendiri sepak terjang WHO pada saat itu, jika anda peduli. Pada saat bulan Desember, alarm kami berbunyi, ada wabah di Wuhan China. Kami sontak mengumpulakan berbagai informasi, dan mulai berteriak ke pemerintah. Namun apa daya, kami tidak punya suara yang kuat untuk didengar.

Apa hubungannya dengan masker? Di awal wabah Wuhan, kami sudah menganggap ini sudah sangat berbahaya, namun WHO dan RRC mengatakan itu tidak berbahaya, setelah banyak korban, mereka sempet mengeluarkan statement jika virus ini tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Tidak masuk akal, jika virusnya dari ayam atau babi kami percaya. Jika ada 10000 orang terinfeksi karena makan kelelawar, kami tidak percaya, karena tidak masuk akal. Selanjutnya Wuhan mulai di Lockdown, tetapi kita masih menertawakan virus ini, bagus tidak panik, tetapi virus ini bukan banyolan, kita bisa rasakan dampaknya sekarang. WHO, RRC, dan Menteri Kesahatan Terawan kompak tidak merokemendasikan menggunakan masker, ini aneh sekali dalam pikiran kami. Apalagi untuk meredam kepanikan, atau menekan harga masker, sebetulnya tidak merokomendasikan masker adalah misi bunuh diri.

Kamipun sering berkomentar di fans page resmi kepresidenan Jokowi supaya memakai masker. Namun tidak ada hasil, tiga bulan susudahnya, baru pemerintah merekomendasikan masker, mengikuti WHO. Terlambat, tapi ya kami harus legowo, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Mengapa menggunakan masker? Kita mengahadapi Pnemunia, jadi paru-paru dan seluruh sistem pernafasan dijaga seprima mungkin. Kalaupun kita memakai masker biasa, tidak masalah, karena lebih baik ketimbang tidak memakai masker sama sekali. Anda bisa membuat masker sendiri, minimal tiga lapis kain. Satu lagi rekomendasi dari kami, hindari satu ruangan dengan orang asing jika ventilasinya buruk, atau ber-AC, karena sirkulasi udara justru mengantarkan micro-droplet ke saluran pernafasan anda, ya ini sih prefentif aja.

Masker punya dua aspek penting, pertama material bahan yang punya daya filter terhadap virus dan mikroba, serta seal/ segel yang rapat, sehingga kita bernafas melalui masker, bukan sela-sela masker, sehingga hasilnya akan lebih bagus.

Urutan masker dari yang terbaik:
1. Masker N95 original (Sumbangkan ke tenaga medis jika punya)
2. Masker N95 buatan sendiri (kami masih meriset material-material yang ada di Indonesia, tinggal satu layer, jika sduah, maka kami bagikan).
3. Masker bedah yang biasa dijual di apotik (warna kehijauan).
4. Masker  Kain tiga lapis dengan bahan yang mengurangi kelempapan dan menutup seluruh saluran pernafasan atau masker kain berkualitas lainnya.
5. Masker kain biasa.

Selalu gunakan masker saat keluar rumah, selalu jaga kebersiham, jaga jarak dengan orang lain, terutama jangan berbagi nafas dengan orang asing. Semoga wabah covid-19 cepat berlalu dan kita menikmati ramadhan dan lebaran dengan sukacita, amin.
Liam Hillman
Liam Hillman Siaga Virus Corona

No comments for "Tidak Perlu N95, Gunakan Masker Kain Untuk Melawan Covid-19"

Berlangganan via Email