Modul PDTO Peralatan Bengkel Otomotif

Sub Modul dari Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO)



Tujuan Pembelajaran ; Setelah memperlajari modul ini, harapan kami kalian dapat; memahami satuan metric dan satuan british dan konversi keduanya, dapat menjelaskan jenis dan fungsi dari masing-masing alat ukur, memeragakan penggunaan alat sesuai prosedur yang benar, membaca hasil pengukuran dengan tepat, namun tetap memperhatikan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), dan berlaku santun, teliti dan penuh rasa tanggung jawab.
Modul ini di ringkas seringkasnya, ada informasi yang hanya kami tampilkan gambarnya, dan beberapa hanya tulisan, apabila dirasa kurang jelas, silahkan berkomntar atau hubungi kami.

Dalam menuntaskan pekerjaan otomotif dengan baik dan benar, mutlak kita membutuhkan suatu peralatan yang tepat untuk setipa job tertentu dan juga kita membutuhkan alat ukur yang dapat diandalkan. Seorang mekanik atau operator wajib memiliki pengetahuan dan kemampuan memehami, menggunakan, menerapkan peralatan-peralatan di bengkel otomotif. Di samping itu seorang mekanik wajib memiliki sikap, kebiasaan, dan keselamatan kerja , perawatan, dan prosedur pekerjaan yang benar.

Peralatan Bengkel Otomotif Diantaranya adalah Hand tools dan Power Tools

Hand tools

a. Alat alat tangan / perkakas
Dalam bengkel otomotif ataupun bengkel kerja bangku dikenal ada dua jenis alat bantu kerja yaitu alat tangan dan alat bertenaga (hand tools and Power tools). Kedua jenis alat tersebut dibedakan atas tenaga penggeraknya, alat tangan berarti alat yang dalam penggunaannya hanya mengandalkan tenaga manusia, sedangan power tools untuk menggerakkannya menggunakan tenaga bantu dari mesin, misalnya mesin bor yang dioperasikan dengan motor listrik.

Isitilah “kunci” adalah alat untuk membuka dan mengunci, kunci dalam arti peralatan perbengkelan memiliki fungsi yang sama yaitu untuk membuka dan mengencangkan (mengunci) sebuah baut terhadap murnya atau sebaliknya.

Untuk memudahkan dalam mengorganisir alat-alat, diperlukan suatu penyimpanan yang bagus, misalnya trolley system / tool box stand seperti dibawah ini:

Trolley Caddy alat otomotif

Contoh perkakas tangan diantaranya adalah kunci pas, tang, palu, obeng, gergaji besi, dan banyak lagi yang lain.

Peralatan Bengkel Otomotif

Di dalam sebuah bengkel otomotif, terdapat peralatan untuk menangani perawatan dan perbaikan, yang merupakan alat-alat umum, bahkan ada ada di bengkel non otomotif, seperti bengkel permesinan (bubut, fraise, dsb) namun ada juga yang khusus otomotif, bahkan khusu untuk perangkat tertentu, peralatan tadi dapat kita kategorikan sebagai berikut:

1. Alat tangan / Hand Tools.
2. Alat bangku
3. Powet Tools
4. Alat khusus / SST.


Kunci - Kunci

a) Kunci Pas, ring dan kombinasi

Kunci pas dibuat dari bahan baja tensil tinggi yaitu logam paduan Chrome Vanadium, kunci ini mempunyai tangkai (shank) dengan kepala di masing-masing ujung yang membuat sudut 15
° terhadap tangkainya. Pada disain khusus terdapat kunci pas dengan arah rahang 90° dari tangkainya
Kunci KombinasiKunci Ring

Kunci Paskunci pas lain


Digunakan untuk melepas baut atau mur yang sudah dikendorkan dengan kunci socket atau ring. Kunci pas dapat melepas baut dengan cepat. Kunci pas tidak boleh untuk mengencangkan atau mengendorkan baut yang belum kendor, karena dapat merusak kepala baut/mur, mengingat bidang sentuhnya hanya sedikit. Umumnya ukuran kepala berbeda antar sisi misalnya 9 mm dan 10 mm.

Kunci Pas – Ring (Combinatin Spanner) Dapat digunakan untuk mengencangkan atau mengendorkan baut/mur terutama pada bagian-bagian yang tidak terjangkau oleh kunci socket. Kunci pas-ring cukup praktis, karena bagian ring, dapat untuk mengencangkan/ mengendorkan sedangkan bagian pasnya bias untuk melepas dengan cepat. Hati-hati mengencangkan baut/mur ukuran kecil, karena dapat menyebabkan baut patah.


Kunci Ring (Offset Ring Spanner)

Kunci ring

Sudut offset biasanya 45
°, namun tidak selalu demikian. Sudut ini memungkinkan spanner dapat terpasang tepat pada mur/baut, dengan posisi yang sulit. dan jika menggunakan spanner yang jenisnya lebih pipih akan terjadi kurangnya ruang antara yang cukup. Ujung persegi menutupi sudut mur/baut sepenuhnya, kemungkinan wrench untuk tergelincir sangat kecil. Ketika membuka bolt pada ruang terbatas, wrench dapat diangkat dan dimasukkan kembali. Jangan menggunakan extension pada wrench untuk meningkatkan torque. Wrench tidak didesain untuk diberi extension karena tidak akan tahan dan dapat slip atau mengalami kerusakan yang dapat berakibat cidera. Kunci Nipel (Flare Nut Spanner) Spanner ini digunakan untuk mengencangkan/melepas baut pada sambungan–sambungan pipa yang serupa dengan sambungan-sambungan yang digunakan pada injector line atau pipa rem. Ferrule nut wrench/flare nut spanner memiliki bentuk yang serupa dengan standard box end wrench, hanya slot di bagian ujung dan jaw yang berbeda. Bagian-bagian ujung wrench berbentuk miring 15 derajat dari shank dan ukurannya ditandai di bagian tengah shank. Wrench jenis ini dirancang untuk melonggarkan atau mengencangkan ferrule nut pada fuel line dan tidak boleh digunakan untuk tujuan umum atau aplikasi dengan torque tinggi. JANGAN menggunakan extension atau memukul dengan hammer untuk melipatgandakan kekuatan. Ferrule nut wrencah/flare nut spanner tidak dirancang untuk penggunaan seperti di atas dan dapat terlempar dari fastener atau patah, yang dapat menyebabkan cidera. Wrench dalam penggunaannya harus ditarik, hindari mendorong atau menekan. Jika harus ditekan, tekan dengan tangan terbuka.

c) Kunci Sock / Socket / kunci box

Terdiri dari dua bagian yaitu kepala dan pegangan. Kombinasi soket dan pegangan yang berbeda dapat digunakan untuk tujuan yang berbeda. Handle kecil, T Handle, Handle Panjang, dan Ratchet adalah pegangan yang sering digunakan.

kunci Shock

d) Kunci Inggris (Adjustable / Shifing Spanner) dan Kunci Pipa (Mongkey Wrench)


Kunci inggris sering kita dapati, sebenarnya utamanya untuk pekerjaan pipa, dan bukan untuk kunci serbaguna. Kunci inggris bahkan tidak terlalu bagus untuk membuka baut/mur.

Kunci Inggris

Kunci Pipa


Wrench ini memiliki head dengan salah satu jaw tetap dan jaw yang lainnya bisa disetel. Head memiliki sudut 22.50
° terhadap shank atau handle. Adjustment screw yang diknurling berguna untuk menggerakkan adjustable jaw dan berada ditengah-tengah head. Adjustable wrench secara umum dipergunakan pada bolt atau nut ukuran tertentu (special) atau hanya ketika open end, box end atau

combination wrench tidak tersedia.Meskipun adjustable wrench dapat dipergunakan pada macam - macam ukuran, namun tidak dapat mencengkeram nut atau bolt seamanstandard wrench dan memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk slip dan merusak fastener. Wrench ini tidak dirancang untuk pekerjaan service yang berat dan tidak boleh digunakan di tempat yang memerlukan tenaga yang kuat. Selalu kencangkan jaw dengan aman pada fastener sebelum menggunakan wrench. Pastikan adjustable jaw menghadap ke si pemakai tool ketika menarik wrench. Hal ini akan menempatkan tenaga yang lebih besar pada stationary jaw dan membantu mempertahankan cengkeraman yang kuat pada fastener.

e) Kunci Busi

Alat ini dipasang dengan sisipan karet yang tidak hanya mencegah porselin pada busi agar tidak pecah, melainkan juga manahan busi untuk memudahkan pelepasan dan pemasangan. Alat ini dibuat dengan bermacammacam ukuran agar cocok dengan berbagai jenis busi

Kunci Busi

f) Kunci Allen atau Kunci L

Kunci allen


Sehari-hari kita menyebutnya kunci L, istilah tekniknya kunci allen atau allen key,berbentuk seperti huruf 'L' yang memiliki satu enam tepi. Kunci allen, disebut juga kunci inbus dibuat dari baja heksagonal high tensile, seringkali dibengkokkan dengan sudut yang tepat, selain huruf L ada juga yang berbentuk huruf ”T”. Ada juga kunci allen yang dioperasikan seperti kunci sock. Allen key digunalan untuk melepaskan dan mengganti mur/sekrup dengan tengah kepala berbentuk segi enam (Allen headed cap).


Tang

Tang adalah alat yang digunakan untuk melakukan pembengkokan, merobek, pengerasan kawat tipis, memotong, menjepit dan menekan kabel.

Aneka Tang

Palu

Menurut kebutuhan dari para kerja, hammer dapat digunakan dengan berbagai bentuk dan bobot. Tujuan utama dari penggunaaan sebuah palu adalah untuk melakukan operasi seperti memukul, bending dan mencabut.
Jenis Palu

a) Ball Peen Hammer

Macam Palu


b) Cross Peen Hammer

cross penn hammer


Palu ini digunakan oleh pandai besi untuk menyelesaikan pekerjaan logam. Ujung palu berbentuk baji memungkinkan kita membuat penarik logam saat digunakan dengan panas. Penempaan adalah proses di mana Anda memanaskan sepotong logam dan menggunakan alat untuk mendapatkan bentuk tertentu.

c) Hammer Straight Peen

Hammer Straight Pen


d) Sledge Hammer

Slege Hammer


Berat palu ini dua atau tiga kali lebih banyak dari palu tipe biasa

e) Palu Mallet

Palu Karet


f) Palu Cakar

Palu Cakar

Punch

Punch digunakan untuk menempatkan pukulan pada titik pengeboran sebelum mengebor objek, yang membuat pengeboran jauh lebih mudah. Selain itu juga untuk penanda.

a) Centre Punch

Centre Punch centre punch lain


b) Dot Punch

Dot Punch

c) Prick Punch

Prick Punch

d) Hollow Punch

Hollow punch

Alat yang memiliki hollow bagian dalam, digunakan untuk memotong lubang di kulit, kartu karet dll.

e) Punch Huruf dan Angka

punch huruf dan angka

Obeng

Jenis-jenis Obeng
jenis obeng





Gergaji Besi

gergaji besi


2.1.1.7 File

kikir


Kikir berfungsi untuk menghilangkan bagian kecil dari logam yang tidak diperlukan, misalnya finishing bagian logam yang tajam setelah pekerjaan tertentu.


Kikir diklasifikasikan berdasarkan bentuk dan jenis potongan dan tercantum di bawah ini .


a) Bentuk (atau) Penampang :

penampang kikir

kikir dengan gagangkikir besi


Mata Bor

mata bor

Peralatan kerja Bangku


skema peralatan kerja bangku

Peralatan Bangku biasa

a) Landasan
anvil

b) Ragum Bangku

ragum


c) Meja Perata/ Surface Plate

meja perata

d) Ragum Pipa

ragum pipa


Ragum pipa digunakan untuk memegang bagian bentuk pipa/ silinder. Ragu mini ini digunakan untuk mengencangkan, melonggarkan, membengkokkan melubangi atau memotong pipa.

e) Arbor press

Alat Press ini dioperasikan dengan tangan yang digunakan untuk mengencangkan dan melonggarkan bantalan, roda gigi, puli dan meluruskan poros. Instrumen ini berjalan berdasarkan teori tuas.

arbor pressarbor press

Power Tools

Untuk menyelesaikan jenis pekerjaan ini secara efektif dan cepat, digunakanlah “power tools”, yang biasanya ditenagai oleh listrik AC maupun DC.

1. Mesin Bor

mesin bor

2. Gerinda

bor duduk
3. Mesin Las

Pekerjaan Las adalah menyambungkan dua bahan logam atau lebih, dimana logam yang disambung ikut dilelehkan.

mesin las


4. Mesin Vulkanisir (tambal ban)

Mesin vulkanisir digunakan untuk memperbaiki ban mobil bekas robekan, dan kerusakan ringan lainnya.

mesin vulkanisirskema mesin vulkanisir


Peralatan Otomotif

a) Mistar baja
mistar baja


b) Mikrometer

micrometer


c) Vernier Caliper

jangka sorong


d) Wire gauge

Digunakan untuk menggunakan mengukur diameter kawat

wire gauge
e) Voltmeter
volt meter


f) Ammeter

ac amp meterdc amp meter


Tentu saja ada multimeter yang lebih praktis.


g) Hidrometer

Digunakan untuk mengukur berat jenis elektrolit aki

hidrometer


h) Radius Gauge

Radius gauge digunakan untuk mengukur jari-jari spesifik dari area permukaan yang diproyeksikan pada pekerjaan atau sudut-sudut pekerjaan.

radius gauge


i) Pengukur RPM

rpm meter



j) Pressure Gauge

mano meter


k) Speedometer

speedo meter

l) Odometer

odo meter

Merupakan penunjuk seberapa banyak kendaraan telah berjalan. (Misalnya 10000 km).

j) Feeler gauge

fuller gauge


Set pelat baja tipis yang digunakan untuk mengukur ukuran celah.

b) Kaliper dalam dan luar

alat ukur kaliper


Pengukuran tidak langsung, bias digunakan untuk mengukur silinder, pipa, kanal, dan lain sebagainya.

Permesinan dan SST (Special Service Tools)

Peralatan bengkel atau peralatan permesinan adalah peralatan yang umumnya hanya ada di bengkel, dan tidak ada di rumah, karena terlalu besar atau mahal, dan fungsinya yang spesifik, namun kadang-kadang ada juga yang meilikinya di dalam rumah.
skema power tools

Electric Tools


(a) Mesin Bor Duduk

bor duduk


(b) Pengisi Daya Baterai (battery charger)

Pengisi daya baterai digunakan untuk mengisi baterai, car kerjanya mengubah arus bolak-balik menjadi arus searah dan membuat baterai bisa diisi ulang. Karena baterai tidak dapat langsung diisi dengan arus bolak-balik.

pengecas baterai

(c) Mesin Bor Silinder

Mesin untuk mengebor dinding silinder, supaya mendapatkan ukuran yang presisi.

mesin bor silinder

(d) Spark plug tester

tester busi

Digunakan untuk menguji daya percikan bunga api pada busi

(e) Caster Camber Gauge


Digunakan untuk memeriksa perataan roda pada kendaraan roda empat.

(f) Rivet Sepatu Rem

Di dalam atas bagian dari sepatu rem, lapisan baru yang dirancang untuk muat paku keling di dalam lubang untuk mengencangkan sepatu rem.

(g) Kompresor Udara

Mesin yang digunakan untuk menekan dan menyimpan udara atmosferik ke tingkat tekanan yang diperlukan dinamakan kompresor udara.

kompresor


Penggunaan:
1. Untuk mengisi udara ban.
2. Untuk membersihkan komponen-komponen seperti busi, karburator, dan nozzle.

(h) Pengukur Inflator Ban

inflator ban

Untuk Mengukur tekanan ban pada saat mengisi, tanpa kebocoran atau kehilangan udara.

( i ) Mesin Honing/ Poles/ Asah.


Mesin Honing digunakan untuk mengasah permukaan permukaan dinding silinder.

mesin honing


(j) Timing Light

Berfungsi untuk mengukur sudut pengapian pada mesin otomotif.

timing light


(k) Battery Cell Tester

Berfungsi untuk memeriksa siklus hidup sel baterai dan digunakan untuk memeriksa jumlahmuatan listik pada cell baterai.

sel tester

Peralatan Pneumatik

Sistem Pneumatik
Sistem pneumatik adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan udara terkompresi untuk menghasilkan efek gerakan mekanis. Karena menggunakan udara terkompresi,  sistem pneumatik menggunakan kompresor, sebuah alat yang berfungsi untuk menghasilkan udara bertekanan tertentu.Sistem kerja pneumatik mirip dengan sistem hidrolik sama-sama mennggunakan "fluida". Ada beberapa bagian komponen yang sedikit berbeda, namun seperti aktuator (motor dan silinder), filter, dan solenoid valve memiliki prinsip yang sama dengan sistem hidrolik. Perbedaan mendasar dari kedua sistem tersebut adalah fluida kerja yang digunakan, sistem hidrolik menggunakan fluida inkompresibel sedangkan pada sistem pneumatik menggunakan fluida kompresibel. Tekanan kerjanya juga pada range yang berbeda, jika sistem hidrolik bekerja pada tekanan 6,9-34 MPa, maka sistem pneumatik bekerja pada tekanan rendah 550-690 KPa.
(a) Spray Gun Cat
spray gun


(b) Senapan Gemuk (Grease Gun)

Grease digunakan dalam otomotif vehicle untuk mengurangi yang gesekan di dalam bergerak bagian dengan menerapkan pelumas bertekanan. Hal ini dilakukan dengan para bantuan kompresor udara.

senapan gemuk

(c) Kompresor Udara

kompresor udara


(d) Vaccum cleaner

vakum cleaner
Tentunya digunakan untuk menghisap debu

Special Service Tools (SST)


(a) Puller

puller


Merupakan alat yang digunakan untuk melepaskan/ menarik komponen seperti poros dan bantalan roda gigi yang dipasang dengan erat ke poros.

(b) Piston Ring Expander

ring expander

Fungsinya untuk melepas cincin piston yang dipasang di piston

(c) Piston Ring Compressor

ring kompresor


Piston cincin kompresor adalah SST yang secara khusus dirancang untuk menekan ring piston cincin saat sebuah piston dipasang.

(d) Pembersih Grease

Kombinasi dari steam dan asam klorida berguna sebagai pembersih grease.

(e) Mesin Balancing Roda

Balancing Roda dilakukan untuk menyeimbangkan roda tidak seimbang yang titik berat terhadap putaran / radial.

(f) Penguji Pegas

spring tester


(g) Nozzle Tester

Aplikasinya bianya untuk nosel mesin diesel, operasinya manual menggunakan pompa tangan.

injection tester



Dongkrak Ulir

dongkrak mekanik


Untuk mengangkat beban berat secara mekanis (ulir), beberapa mobil melengkapi tool boxnya dengan dongkrak ini, karena praktis dan bersih, namun aplikasinya tetap harus sesuai SOP.

Jack Stand
Jack stand

Jika mengangkat kendaraan Cuma sebentar, mungkin kita bias mengandalkan dongkrak, namun untuk berbagai pekerjaan sangat dianjurkan menggunakan jack stand, karena jauh lebih safety.

Peralatan Hidrolik


Cara Kerja Sistem HidrolikSistem hidrolik memanfaatkan fluida berupa zat cair sebagai media kerja utama dan melakukan suatu gerakan segaris atau putaran. Sistem hidrolik memanfaatkan sifat zat cair yang didukung oleh Hukum Pascal. Pada dasarnya, tekanan pada zat cair akan diteruskan sama besar ke segala arah.
Sistem hidrolik memanfaatkan fluida yang tidak terkompresi untuk kemudian menghasilkan tenaga mekanis. Sebelum menjadi tenaga mekanis, sebelumnya fluida dikenai tenaga hidrolik yang mengatur besar aliran, arah aliran, serta besar tekanan. Dengan begitu, tenaga mekanis yang dihasilkan lebih terarah dan terukur gerakannya.
Perangkat hidrolik digunakan di dalam industri otomotif baik di dalam mobil atau sepeda motor itu sendiri, contohnya aplikasi pada sistem rem, maupun aplikasi di bengkel, utamanya untuk sitem pengangkat.

(a) Crane Hidrolik

Krane Hidrolis


Ini untuk mengangkat unit atau komponen yang besar dan berat, dan memindahkan dari satu tempat ke tempat lain.


(b) Hydraulic Jack

hidrolik jack


Prinsip Kerja hidrolik adalah menerapkan hokum pascal. benda-benda kelas berat dari satu tempat ke tempat lain. Komponen dengan beban rendah dapat diangkat dengan mudah dengan tangan. Tapi itu tidak mungkin untuk memperbaiki yang ban dari beban berat tercatat kapasitas kendaraan dengan mengangkat kendaraan dengan tangan.

(c) Hidrolik Press

Digunakan untuk membengkokkan sesuatu, menekan poros, dan beberapa pekerjaan lain.

press hidrolik



(d) Hydraulic Jack Puller

Gabungan antara puller dan dongkrak hidrolik, fungsinya untuk menarik dengan daya yang kuat.

hidrolik jack puller
Liam Hillman
Liam Hillman Siaga Virus Corona

No comments for " Modul PDTO Peralatan Bengkel Otomotif "

Berlangganan via Email