Doa Penutup Ramadhan dan Doa Idul Fitri Taqobalallahu Minna Wa Minkum dan Cara Menjawabnya

Doa Penutup Ramadhan dan Doa Idul Fitri Taqobalallahu Minna Wa Minkum dan Cara Menjawabnya


Tak terasa sudah hari terakhir di bulan Ramadhan, ibadah shalat, puasa, shalat tarawih, dzikir, membaca Qur'an, sedekah, zakat, i'tikaf, dan lain sebagainya. Termasuk juga mencari malam  "Laulatul Qadar", pada 10 malam terakhir Ramadan.

Di Bulan yang istemawa ini, kita mengharapkan hidayah, rahmah, nikmat, dan pengampunan dari Allah. Seringkali kita justru menyia-nyiakan akhir bulan Ramadhan dengan hal-hal duniawi yang justru sangat merugikan. Seperti menyiapkan idul fitri dengan sangat berlebihan, syarat unsur gengsi dan riya'. Bahkan sampai melebihi kemampuan kita.  Itulah umumnya yang menjadi godaan, dan ujian kita, untuk itu kami mengajak untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadhan dan  memperbanyak doa terutama di akhir-akhir bulan Ramadhan.

Menutup bulan Ramadhan dengan Doa

ثَلَاثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٍ ؛دَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ
Ada tiga macam doa yang mustajab, yaitu doa orang yang sedang puasa, doa musafir dan doa orang yang teraniaya. (HR Baihaqi)

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah ra dari Muhammad al-Musthofa SAW: “Siapa yang membaca doa ini di malam terakhir Ramadhan, ia akan mendapatkan salah satu dari dua kebaikan: menjumpai Ramadhan mendatang atau pengampunan dan rahmat Allah”, berikut doanya:


اللّهُمّ لا تَجْعَلْهُ آخِرَ العَهْدِ من صِيَامِي لِشَهْرِ رَمَضَانَ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَطْلُعَ فَجْرُ هذِهِ اللّيْلَةِ إِلاَّ وَقَدْ غَفَرْتَ لِي
Allahumma la taj`alhu akhira al`ahdi min siyamina iyyahu fa-in ja`altahu faj`alny marhuman wa la taj`alny mahruman

“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan puasa ini sebagai puasa yang terakhir dalam hidupku. Seandainya Engkau berketetapan sebaliknya, maka jadikanlah puasaku ini sebagai puasa yang dirakhmati bukan yang hampa semata”.

Adapun doa-doa yang lain yang bisa dibaca menjelang akhir bulan Ramadhan yaitu:

“Seandainya masih ada padaku dosa yang belum Engkau ampuni atau dosa yang menyebabkan aku disiksa karenanya, sehingga terbitnya fajar malam ini atau sehingga berlalunya bulan ini, maka ampunilah semuanya wahai Dzat Yang Paling Pengasih dari semua yang mengasihi.”

“Ya Allah, terimalah puasaku dengan sebaik-baiknya penerimaan, perkenan, kemaafan, kemurahan, pengampunan dan keridhaan-Mu. Sehingga Engkau memenangkan aku dengan segala kebaikan, segala anugerah yang Engkau curahkan di bulan ini,”

“Semoga perpisahanku dengan bulan Ramadhan ini bukanlah perpisahan untuk selamanya dan bukan juga pertemuan terakhirku. Semoga aku dapat kembali bertemu dengan Ramadhan mendatang dalam keadaan penuh harapan dan kesejahteraan,”

“Selamatkanlah aku dari bencana yang mengancam atau dosa yang berterusan. Demikian juga, dengan rahmat-Mu masukkanlah aku ke dalam golongan orang² yang mendapatkan (keutamaan) di Lailatul Qadar. Malam yang telah Engkau tetapkan lebih baik dari seribu bulan.”


Kami berpendapat tidak apa-apa berdoa dengan bahasa kita yang mana bisa mencurahkan doa dengan "heart to heart" kepada Allah, tanpa menghentikan kita untuk terus belajar agama Allah.

Menyambut Idul Fitri 1 Syawal

Menyambut idul fitri عيد الفطر , kita mengucapkan "Taqobalallahu Minna Wa Minkum", artinya "semoga Allah menerima amalan aku dan kamu“. Cermati doa tersebut tentu doa ini merujuk secara khusus ibadah bulan Ramadhan.

Ibnu Hajar Al Asqalani (pengarang kitab Fathul Bari) berkata, “Telah sampai kepada kami riwayat dengan sanad yang hasan dari Jubair bin Nufair, ia (Jubair bin Nufair) berkata: “Jika Para sahabat Rasulullah saling bertemu di hari raya, sebagiannya mengucapkan kepada sebagian lainnya: “Taqabbalallahu minnaa wa minka".


تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ

Taqobalallahu minna wa minkum.

Arti: "Mudah-mudahan Allah menerima (amal ibadah) kita dan kalian".


تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ وَ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ

Taqobalallahu minna wa minkum, taqabbalallahu minna wa minkum wa taqabbal ya kariim.

Artinya: "Mudah-mudahan Allah menerima amal ibadah kita dan kamu semua, dan terimalah ya (Allah) yang maha Mulia".



تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ

Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.

Artinya: “Semoga Allah menerima (amal ibadah) kami dan kamu, Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah!

Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah).

Setiap tahun semoga kamu semua senantiasa dalam kebaikan.”

Untik pelafalan/ pengucapan anda tinggal tanya ke orang yang fasih, atau bisa cek di aplikasi youtube

Jawaban dari  


 تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنكُم
Taqaballahu minna wa minkum
Untuk menjawabnya tidak usah bingung, karena ungkapan Taqaballahu minna wa minkum adalah doa, maka, jawabannya adalah:

1. Mendoakan balik dengan doa yang sama yaitu : Taqaballahu minna wa minkum.
2. Jawaban sederhana yaitu : Amiin.
3. Ungkapan dan atau doa lain yang bagus, seperti Selamat Idul Fitri, Minal aidzin walfaidzin.

Jadi Jika anda membaca ini pada saat 1 syawal, kami mengucapkan : Taqaballahu minna wa minkum , minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.


Memang di Indonesia ada "tradisi" meminta maaf, yang dimaksudkan ketika kita sudah menjalin hubungan yang baik dengan Allah, mendapatkan ampunan dari Allah, maka kita juga meminta maaf kepada antar manusia, terutama Orang tua, keluarga, tetangga, kerabat, sahabat, teman, atau kadang orang yang tidak kita kenal tapi ketemu di hari Idul Fitri. Yang menurut analisis kami tidak ada salahnya koq, Islam itu indah. 


Liam Hillman
Liam Hillman Siaga Virus Corona

No comments for "Doa Penutup Ramadhan dan Doa Idul Fitri Taqobalallahu Minna Wa Minkum dan Cara Menjawabnya"

Berlangganan via Email