LIburan | Istilah Ghosting Pada Kehidupan Sehari-hari | Cerita Pendek

Nge ghosting
Hantu Bunga

Di liburan jelang tahun 2021 mari kita rehat sejenak, tanpa membahas sesuatu yang berat, walaupun bagi sebagaian orang, topik kita kali juga tidak kalah beratnya, bahkan sangat berat. Ghosting, ketika pertama kali istilah ini muncul, saya pikir ini istilah di dunia IT, semacam incognito mode, fake ip address, atau menjalankan operasi dibelakang layar.

Ternyata ini adalah bahasa gaul, yang artinya kurang lebih menghilang dari peredaran untuk pasangan atau target pasangan seseorang dari dunia sosial media, daring lainnya, telepon, bahkan dari kehidupan nyata, seperti menghindar atau betul-betul menghilang sama sekali. 

Kebetulan salah satu tim kami, sebut saja Joko juga pernah mengalami kejadian ini, puluhan tahun yang lalu, sesorang yang dia cintai, bahkan perempuan itu adalah "the one" yang dia cari-cari sebut saja Bunga, ketemu secara tidak sengaja, timbulah bunga-bunga cinta diantara keduanya. Dan mereka sangat serasi, kami melihat mereka begitu padu, berjalan kemana-mana berdua, hujan panas, kuliah sama-sama, walaupun beda universitas. Kebetulan joko itu kuliah pagi, dan pasangannya kuliah sore, jadi si cewek kalo pagi nongkrong di kampus kami, dan sayapun mengenalnya, bahkan menemaninya, ketika tidak ada kelas, sambil menjaganya dari kucing-kucing garong di kampus kami. Tunggu, sebelum anda berpikir yang tidak-tidak, saya bukan seperti itu, kebetulan saya mempunyai pasangan sendiri, cie cie, jadi mereka berdua adalah sahabat. Sore hari, gantian joko  menemani bunga di kampusnya, entah apa saja kegiatan mereka, saya ogah menemani, hehehe, saya punya kehidupan sendiri bosku. 

Hubungan mereka nampak begitu sempurna, bahkan sempat membuka UMKM bersama, namun si Joko memberitahu saya bahwa sebenarnya Bunga sudah dijodohkan dengan yang lain, jauh hari sebelum kenal dengan Si Joko. Sampai suatu saat Bunga tiba-tiba tidak bisa ditelpon, sms, Joko belum kuatir, kemudian meminta bantuan saya untuk coba menelpon. Tapi hasilnya nol, seminggu berlalu, Joko berinisiatif mendatangi rumah Bunga, walaupun agak akward, semenjak ibunya memberi tahu bahwa Bunga sudah disiapkan jodohnya. Joko tidak melihat itu omongan serius, sampai bunga hari-hari hanya menangis dan menangis. Saya ajak Joko naik motor honda CB 100 gelatik saya yang suara knalpotnya menggelegar di seluruh penjuru kampung raya. Sesudah sampai di rumah yang lumayan agak besar itu, ibunya menyambut, menyuguhkan air putih untuk kami, padahal seingat saya, orangnya ramah, dan cerita panjang lebar, dan tentu bertanya "mau minum apa" saya selalu menjawab "kopi" dan Joko "tidak usah repot-repot". Narasi dari Ibu itu sungguh membingungkan, kalo jaman sekarang mirip film TENET,  saya sampai hari ini kira-kira 20 tahun kemudian masih tidak mengerti, Si Bunga sedang bekerja dan tidak mau di ganggu. 

Hari-hari Joko tentu seperti neraka sesudahnya, menelpon, sms, menelpon ke rumah tetap ibu dan bapaknya menjawab dengan dingin dan tidak jelas. Joko coba mengintai dan mencoba menjadi CIA dengan duduk dari sore hingga malam, subuh hingga pagi, semua waktu dia coba, Bunga betul-betul hilang.

Ikhlasin
 Saya bilang, setelah lima tahun selanjutnya saya bertemu lagi dengan Joko di sebuah warung kopi, kebetulan saya ada dinas luar inspeksi 5 km dari rumah Bunga. "Saya cuma mau mengucapkan selamat tinggal, dan bilang cinta saya abadi" lirih Joko waktu itu. Saya bilang lagi "ikhlasin, kehidupanmu sudah berhenti lama, kerja nggak jelas, kamu malah  akan terpuruk secara konyol". 

Oh iya, di bulan-bulan pertama, saya juga membantu dengan sepenuh hati, di internet, facebook, friendster, yahoo, google, etc bertanya ke alumni kampus. Saya juga heran, koq bisa bunga menghilang, SAMPAI HARI INI kami tidak pernah mendengar berita secuilpun tentang bunga, apakah dia menikah, bekerja, menghilang begitu saja. Untung Joko bisa move on, setelah dia ketemu sesorang yang sekarang sudah melahirkan sepasang anak-anak yang lucu dan imut.

Bunga dengan dibantu keluarganya sepertinya master di dalam Ghosting, 30 tahun menghilang, padahal ini adalah kota kecil, orang tua masih ada, tapi hilang tanpa jejak. Sesaat sebelum membuat tulisan ini, saya mencoba search lagi ke semua sosial media, tapi tidak ada, cukup misterius. Nama asli bunga cukup unik, kombinasi nama islami modern, dan jawa, dengan kombinasi huruf yang saya rasa belum ada kembaraannya di dunia ini, namun tetap tidak ada. Sekarang mungkin bunga sudah berumur 36 tahun, mungkin punya anak, atau ah sudahlah, koq jadi saya yang repot, maklum rasa penasaran saya tinggi. Joko juga masih mencarinya, walaupun agak jarang, mungkin 3 bulan sekali dia cari diinternet.

Ghosting ada levelnya dan mempunyai tujuan yang bermacam-macam. Ada yang cuma cari perhatian, hanya pengen istirahat, atau orang itu memang kurang ajar, mungkin dia bukan jodoh anda, dll. Anda harus jeli dan sigap, terima kenyataan wlau pahit, ingat masih ada ribuan bahkan jutaan entropi dari perjodohan anda, jika anda stuck maka entropi anda adalah 0.
Liam Hillman
Liam Hillman Siaga Virus Corona

No comments for "LIburan | Istilah Ghosting Pada Kehidupan Sehari-hari | Cerita Pendek"

Berlangganan via Email